Peran Kecerdasan Buatan di Militer AS saat Pecahnya Perang Iran- Israel

Senin, 09 Maret 2026 - 11:20 WIB
loading...
Peran Kecerdasan Buatan...
Peran Kecerdasan Buatan di Militer AS , foto /viet
A A A
LONDON - Penggunaan AI Claude oleh AS dalam operasi di Venezuela dan Iran, yang kemudian diikuti dengan peralihan ke OpenAI karena perbedaan kebijakan keamanan, menunjukkan ambisi AS untuk mempercepat penerapan AI di bidang militer.

Laporan terbaru mengungkapkan bahwa chatbot Anthropic, Claude, membantu militer AS dalam operasi penangkapan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro pada bulan Januari, serta dalam persiapan operasi yang menargetkan mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Pakar Heidy Khlaaf dari AI Now Institute menyatakan keterkejutannya atas penerapan yang begitu cepat ini. Ia memperingatkan bahwa model bahasa skala besar masih memiliki kekurangan dan dapat menghasilkan hasil yang tidak akurat, sehingga menimbulkan keraguan tentang kesiapan AI di lingkungan berisiko tinggi.

Strategi 'AI First' dan anggaran miliaran dolar.

Berbicara kepadaEuronews, para ahli mengungkapkan bahwa AS telah menggunakan berbagai bentuk teknologi otomatisasi di militernya sejak tahun 2010-an.

Ini telah menjadi area fokus utama bagi banyak presiden, termasuk pendahulu Donald Trump, Barack Obama dan Joe Biden.

Menurut Elke Schwarz, Profesor TeoriPolitikdi Queen Mary University di London (Inggris), model AI awal terutama digunakan untuk logistik, pemeliharaan, atau penerjemahan.

Namun, di bawah masa jabatan kedua Trump, AS mempercepat adopsi model kecerdasan buatan generatif seperti ChatGPT dari OpenAI atau Claude dari Anthropic dalam perlombaan senjata AI untuk melawan negara-negara saingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Rekomendasi
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
Naik 29%, Bukalapak...
Naik 29%, Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun di Semester I 2026
Chery Kirim Sinyal Kuat...
Chery Kirim Sinyal Kuat Kehadiran J6 Series di GIIAS 2026
Berita Terkini
Qualcomm Umumkan Harga...
Qualcomm Umumkan Harga Smartphone Premium Akan Naik September Ini
iPhone Ultra Lipat Apple...
iPhone Ultra Lipat Apple Berisiko Terhambat, Ini Masalahnya
Ternyata Ini Cara AI...
Ternyata Ini Cara AI Bantu Konsultan SAP Kerja Lebih Rapi
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved