Mengapa Rudal Iran Sulit Dicegat? Ternyata Teknologi Ini yang Digunakan

Minggu, 08 Maret 2026 - 10:19 WIB
loading...
A A A
Pada rudal balistik tradisional, hulu ledak biasanya terbang mengikuti lintasan yang hampir tetap setelah terpisah dari tahap pendorong.

Menurut deskripsi teknis yang dipublikasikan, hulu ledak Khorramshahr-4 dilengkapi dengan delapan mesin bantu, empat di antaranya bertanggung jawab untuk menstabilkan jalur penerbangan dan empat sisanya untuk menyesuaikan pergerakan horizontal.

Konfigurasi ini memungkinkan hulu ledak untuk melakukan perubahan lintasan kecil selama memasuki kembali atmosfer, sehingga menyulitkan sistem pencegat untuk memprediksi jalur penerbangannya.

Pada banyak sistem rudal balistik yang lebih tua, pengarahan terutama terjadi pada fase awal setelah rudal meninggalkan landasan peluncuran, atau pada fase akhir ketika hulu ledak memasuki kembali atmosfer.

Menambahkan kemampuan untuk menyesuaikan lintasan saat rudal sedang terbang di luar atmosfer membantu mengurangi kesalahan kumulatif selama perjalanan panjang, sehingga meningkatkan akurasi sistem secara keseluruhan.

Bersamaan dengan itu, selama fase masuk kembali ke atmosfer, beberapa sistem panduan elektronik dapat dimatikan atau tingkat aktivitasnya dikurangi untuk meminimalkan risiko gangguan atau hambatan dari tindakan peperangan elektronik, yang umumnya digunakan dalam sistem pertahanan rudal modern.

Kombinasi kecepatan supersonik, hulu ledak kendaraan masuk kembali yang dapat bermanuver (MaRV), dan sistem panduan yang ditingkatkan menjadikan Khorramshahr-4 secara luas dianggap sebagai salah satu sistem rudal jarak jauh tercanggih yang dikembangkan di dalam negeri oleh Iran.

Munculnya rudal balistik Khorramshahr-4 adalah hasil dari proses pengembangan selama beberapa dekade, yang terkait erat dengan pengalaman perang, sanksi, dan lingkungan keamanan regional Timur Tengah.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved