Mengapa Rudal Iran Sulit Dicegat? Ternyata Teknologi Ini yang Digunakan

Minggu, 08 Maret 2026 - 10:19 WIB
loading...
A A A
Secara khusus, beberapa perkiraan menunjukkan bahwa Khorramshahr-4 memiliki Circular Error Probable (CEP) sekitar 10-30 meter, tingkat akurasi yang luar biasa untuk sistem rudal balistik jarak menengah. Ini adalah akurasi rudal, yang biasanya dinilai melalui CEP-nya, yaitu jari-jari lingkaran di mana sekitar 50% dari hulu ledak yang diharapkan akan mendarat.

Inti dari sistem ini adalah mesin Arvand, yang menggunakan bahan bakar cair hipergolik, jenis bahan bakar yang menyala secara spontan ketika bahan bakar dan oksidator bersentuhan. Berkat bahan bakar ini, Khorramshahr-4 dapat mempersingkat waktu persiapan peluncuran menjadi sekitar 10–12 menit.

Seperti banyak sistem rudal balistik lainnya, Khorramshahr-4 beroperasi sesuai dengan jalur penerbangan yang terdiri dari tiga tahap utama. Pada tahap pertama, yang juga dikenal sebagai fase dorong, mesin rudal beroperasi untuk mendorong hulu ledak menjauh dari landasan peluncuran dan mencapai kecepatan yang diperlukan untuk memasuki lintasan balistiknya.

Selanjutnya adalah fase tengah lintasan, ketika hulu ledak terpisah dari tahap pendorong dan terbang mengikuti lintasan di luar atmosfer. Ini biasanya merupakan fase terpanjang dari seluruh jalur penerbangan rudal.

Terakhir, ada fase masuk kembali (fase terminal), ketika hulu ledak memasuki kembali atmosfer dan menukik menuju target dengan kecepatan sangat tinggi.

Perkiraan menunjukkan bahwa selama penerbangannya di luar atmosfer, Khorramshahr-4 dapat mencapai kecepatan hingga 20.000 km/jam. Saat memasuki kembali atmosfer, kecepatannya akan menurun menjadi sekitar 9.800 km/jam, cukup untuk membuat pencegatan menjadi sangat sulit bagi sistem pertahanan rudal.

Berkat kecepatannya yang tinggi, waktu penerbangan dari peluncuran hingga mendekati target pada jarak maksimum 2.000 km hanya sekitar 10-12 menit.

Salah satu peningkatan penting dari Khorramshahr-4 adalah penggunaan kendaraan masuk kembali yang dapat bermanuver (MaRV). Teknologi ini memungkinkan hulu ledak untuk menyesuaikan jalur penerbangannya pada tahap akhir sebelum mencapai target, berkat mesin kecil atau mekanisme kontrol aerodinamis.

Kemampuan manuver ini meningkatkan akurasi dalam mendekati target sekaligus mengurangi kemungkinan dicegat oleh sistem pertahanan rudal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Running Club Jadi Ajang...
Running Club Jadi Ajang Sosial Anak Muda, Yuk Siapkan Starter Pack Lari yang Tepat di Shopee!
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved