Diprotes Selebritas Hollywood, Facebook Tutup Mata

Jum'at, 18 September 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak bisa diam saja sementara platform ini menutup mata terhadap grup-grup dan kiriman-kiriman yang menyebarkan disinformasi penuh kebencian," ucap Katy Perry dilansir BBC.

Bagaimana dampak protes para pesohor itu terhadap perusahaan medsos? Mereka bergeming. Walaupun boikot terbilang kuat, langkah tersebut tidak cukup mampu menggerus ”warga medsos”. Apalagi posisi mereka saat ini tengah kuat-kuatnya karena diuntungkan pandemi corona yang memaksa banyak perusahaan membangun brand di media sosial.

Wakil Presiden Facebook untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, Nicola Mendelsohn, mengungkapkan bahwa banyak klien yang kini membutuhkan ruang online. Mendelsohn mengungkapkan, Facebook telah meluncurkan program penguatan branding bagai perusahaan. "Namun, pandemi memaksa kita melakukan itu," katanya.

Saat ini Facebook memiliki sembilan juta pengiklan. Boikot itu tidak memiliki dampak finansial kepada Facebook. “Selalu menjadi tantangan ke depan bagi kita,” ujar Mendelsohn berkomentar mengenai boikot media sosial. Apalagi, Facebook juga sudah memperbarui kebijakan tentang ujaran kebencian dan meningkatkan dialog dengan kelompok organisasi sipil. (Baca juga: Karpet Merah Terbentang untuk Kampus Asing)

Penyelenggara kampanye #StopHateforProfit, yang diluncurkan pada Juni, menuduh Facebook dan Instagram tidak berbuat cukup banyak untuk menghentikan ujaran kebencian dan disinformasi. Mereka fokus pada Facebook, yang juga memiliki Instagram dan WhatsApp, tahun lalu menarik pendapatan iklan hampir USD70 miliar (Rp1,1 triliun).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mengapa Banyak Orang...
Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Irlandia Dukung Kasus...
Irlandia Dukung Kasus Genosida Gaza, Israel Tutup Kedubesnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved