Gelombang Boikot ChatGPT Mengemuka Setelah Terima Kontrak dari Departemen Perang AS

Rabu, 04 Maret 2026 - 13:53 WIB
loading...
A A A
Undang-undang ini mengizinkan pemerintah memanen data komunikasi secara massal.

Meski pemerintah berdalih hanya memata-matai warga asing, undang-undang AS sepenuhnya melegalkan pengumpulan data warga lokal yang tidak sengaja "tersapu" dalam jaring pengawasan tersebut.

Perbedaan fundamentalnya sangat jelas. Anthropic ingin memegang kendali penuh atas bagaimana teknologi mereka digunakan agar tidak disalahgunakan.

Sebaliknya, Sam Altman dengan senang hati membiarkan pemerintah AS yang menafsirkan sendiri batas-batas hukum tersebut.
Mengapa Raksasa Teknologi Haus Kontrak Militer?

Langkah kontroversial OpenAI ini tidak lepas dari tekanan finansial yang luar biasa besar.

Berdasarkan tren pasar 2026, perusahaan pembuat AI butuh suntikan dana raksasa untuk menghidupi server mereka yang membakar uang setiap detiknya.

Baru-baru ini, ChatGPT menutup putaran pendanaan yang membuat valuasi perusahaan melonjak ke angka yang tidak masuk akal, yakni USD730 miliar (Rp11.461 triliun).

Pendanaan raksasa ini didukung oleh nama-nama besar seperti Amazon, Softbank, dan NVIDIA. Microsoft, yang sebelumnya menginvestasikan miliaran dolar, menyatakan akan terus bekerja sama dengan OpenAI, meskipun belakangan mereka juga berencana membangun model AI mereka sendiri.

Dengan valuasi setinggi itu, model bisnis berlangganan konsumen biasa tidak akan cukup untuk mengembalikan modal.

Kontrak militer dan pertahanan negara adalah "sapi perah" terbesar yang menjanjikan keuntungan tiada batas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
Tak Oper ke Haaland...
Tak Oper ke Haaland yang Berdiri Bebas, Sorloth Dituding Jadi Penyebab Norwegia Kalah
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved