Era Baru AI Phone: Alasan Samsung Masih Memimpin Industri lewat Ekosistem AI
Jum'at, 20 Februari 2026 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
Pendekatan ini menjawab kebutuhan pasar yang semakin menuntut efisiensi. Smartphone bukan lagi hanya alat komunikasi, melainkan alat produktivitas.
Galaxy Buds: Evolusi TWS yang Lebih Adaptif
Samsung memperkuat Galaxy AI pada Galaxy Buds Series, termasuk Buds3 Pro, untuk menjawab kebutuhan TWS yang lebih adaptif.
Dengan dukungan AI, Galaxy Buds mampu menganalisis kebiasaan pengguna dan menyesuaikan Active Noise Cancellation (ANC) serta Adaptive Sound secara otomatis. Fitur Siren Detect memungkinkan perangkat mengenali suara penting seperti sirene dan menyesuaikan mode transparansi tanpa intervensi pengguna.
Dalam praktiknya, ketika pengguna berbicara dalam bahasa asing, Galaxy S Series memproses terjemahan melalui AI, sementara Galaxy Buds memutar hasil terjemahan secara langsung. Percakapan dua arah dapat berlangsung hands-free.
Auto Switch memungkinkan Buds berpindah otomatis antara ponsel, tablet, dan perangkat lain dalam ekosistem Galaxy. Jika pengguna menerima panggilan saat menonton film di tablet, audio akan langsung beralih ke ponsel.
“Ekspektasi terhadap TWS terus berkembang. Pengguna kini membutuhkan perangkat yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi penggunaan. Melalui integrasi Galaxy AI pada Samsung Galaxy Buds Series, kami menghadirkan pengalaman audio yang lebih adaptif dan relevan dengan ritme aktivitas sehari-hari,” ujar Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Respons positif di Indonesia menunjukkan pasar semakin siap menerima TWS yang menekankan kecerdasan dan integrasi, bukan sekadar kualitas suara.
Galaxy Watch: Data Kesehatan Jadi Insight
Galaxy Watch7 dan Watch Ultra menghadirkan AI yang mengubah data mentah menjadi insight personal.
Fitur Energy Score menganalisis data tidur, aktivitas, dan detak jantung untuk memberikan skor energi harian. Wellness Tips dan panduan tidur personal membantu pengguna meningkatkan kualitas hidup.
Sinergi Watch dan ponsel melalui Samsung Health menciptakan pengalaman yang kontekstual. Data dikumpulkan di pergelangan tangan, dianalisis oleh AI, dan diolah menjadi rekomendasi tindakan.
Double Pinch Gesture memungkinkan kontrol lintas perangkat—mengambil foto atau menjawab panggilan hanya dengan gerakan tangan.
Galaxy AI bekerja di seluruh perangkat dalam ekosistem—S Series, Buds, Watch, hingga SmartThings untuk perangkat rumah pintar. Pengguna dapat mengontrol perangkat melalui perintah suara, merangkum rekaman dengan Transcript Assist, hingga menerima Now Brief berupa ringkasan cuaca dan jadwal yang dipersonalisasi.
Galaxy Buds: Evolusi TWS yang Lebih Adaptif
![Era Baru AI Phone: Alasan Samsung Masih Memimpin Industri lewat Ekosistem AI]()
Samsung memperkuat Galaxy AI pada Galaxy Buds Series, termasuk Buds3 Pro, untuk menjawab kebutuhan TWS yang lebih adaptif.
Dengan dukungan AI, Galaxy Buds mampu menganalisis kebiasaan pengguna dan menyesuaikan Active Noise Cancellation (ANC) serta Adaptive Sound secara otomatis. Fitur Siren Detect memungkinkan perangkat mengenali suara penting seperti sirene dan menyesuaikan mode transparansi tanpa intervensi pengguna.
Dalam praktiknya, ketika pengguna berbicara dalam bahasa asing, Galaxy S Series memproses terjemahan melalui AI, sementara Galaxy Buds memutar hasil terjemahan secara langsung. Percakapan dua arah dapat berlangsung hands-free.
Auto Switch memungkinkan Buds berpindah otomatis antara ponsel, tablet, dan perangkat lain dalam ekosistem Galaxy. Jika pengguna menerima panggilan saat menonton film di tablet, audio akan langsung beralih ke ponsel.
“Ekspektasi terhadap TWS terus berkembang. Pengguna kini membutuhkan perangkat yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi penggunaan. Melalui integrasi Galaxy AI pada Samsung Galaxy Buds Series, kami menghadirkan pengalaman audio yang lebih adaptif dan relevan dengan ritme aktivitas sehari-hari,” ujar Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Respons positif di Indonesia menunjukkan pasar semakin siap menerima TWS yang menekankan kecerdasan dan integrasi, bukan sekadar kualitas suara.
Galaxy Watch: Data Kesehatan Jadi Insight
![Era Baru AI Phone: Alasan Samsung Masih Memimpin Industri lewat Ekosistem AI]()
Galaxy Watch7 dan Watch Ultra menghadirkan AI yang mengubah data mentah menjadi insight personal.
Fitur Energy Score menganalisis data tidur, aktivitas, dan detak jantung untuk memberikan skor energi harian. Wellness Tips dan panduan tidur personal membantu pengguna meningkatkan kualitas hidup.
Sinergi Watch dan ponsel melalui Samsung Health menciptakan pengalaman yang kontekstual. Data dikumpulkan di pergelangan tangan, dianalisis oleh AI, dan diolah menjadi rekomendasi tindakan.
Double Pinch Gesture memungkinkan kontrol lintas perangkat—mengambil foto atau menjawab panggilan hanya dengan gerakan tangan.
Integrasi End-to-End sebagai Pembeda
Kekuatan Samsung terletak pada integrasi end-to-end.Galaxy AI bekerja di seluruh perangkat dalam ekosistem—S Series, Buds, Watch, hingga SmartThings untuk perangkat rumah pintar. Pengguna dapat mengontrol perangkat melalui perintah suara, merangkum rekaman dengan Transcript Assist, hingga menerima Now Brief berupa ringkasan cuaca dan jadwal yang dipersonalisasi.
Lihat Juga :