Cegah Rp8 Triliun Melayang: Kecanggihan Fitur Anti-Spam vs Lengahnya Literasi Warga

Sabtu, 07 Februari 2026 - 07:59 WIB
loading...
Cegah Rp8 Triliun Melayang:...
Inisiatif sistem penyaring pesan otomatis di pusat kendali operator seluler kini menjadi tameng terakhir masyarakat dalam menghadapi banjir serangan penipuan digital yang kian masif dan terorganisasi. Foto: Annastasya Rizqa/Sindonews
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengklaim berhasil memitigasi potensi kerugian finansial masyarakat hingga Rp8 triliun dalam enam bulan terakhir melalui sistem anti-spam dan anti-scam yang kini diintegrasikan ke dalam jaringan telekomunikasi nasional.

Langkah agresif ini merupakan respons kontradiktif pemerintah terhadap realitas ruang digital Indonesia yang semakin luas namun sekaligus semakin rentan terhadap infiltrasi kejahatan siber berbasis pesan dan panggilan palsu.

Di tengah ambisi pertumbuhan ekonomi digital, Indonesia justru menghadapi anomali berupa "tsunami" informasi berbahaya.

Dalam kurun waktu setengah tahun, sistem tersebut telah mendeteksi lebih dari 2.000.000.000 (2 miliar) panggilan, pesan, dan tautan yang teridentifikasi berisiko tinggi.

Tanpa adanya filterisasi otomatis di level operator, ekonomi rumah tangga Indonesia terancam lumpuh oleh skema penipuan yang kian canggih.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam acara Fighting Spam & Scams: Solving Real Problems, Delivering Real Impact di Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026), menekankan bahwa keamanan adalah prasyarat mutlak konektivitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebiasaan Pamer Foto...
Kebiasaan Pamer Foto Anak di Medsos, Studi Sebut Ada Risiko Profiling
Miris, Hampir Separuh...
Miris, Hampir Separuh Email yang Dikirim di 2025 Ternyata Racun Digital
Sapu Bersih 10 Juta...
Sapu Bersih 10 Juta Akun, Meta Perang Lawan Konten Palsu atau Sekadar Bersihkan Pesaing?
Waspada! Serangan Surat...
Waspada! Serangan Surat Gugatan Palsu Ancam Ribuan Perusahaan, Layar Komputer Anda Diintip Diam-diam
Meta Bagikan 5 Tips...
Meta Bagikan 5 Tips untuk Menghindari Scam di Media Sosial
Backdoor Loki yang Berbahaya...
Backdoor Loki yang Berbahaya Ditemukan, Menyebar lewat Email Phishing
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Ketum DPP KNPI Minta...
Ketum DPP KNPI Minta Kapolri dan Propam Pantau Penanganan Kasus di Tanjungbalai
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Rekomendasi
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
Polda Siapkan 19 Pospam...
Polda Siapkan 19 Pospam Cegah Warga Jakarta Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved