Riset Temukan Fakta AI Kini Lebih Kreatif daripada Manusia

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:45 WIB
loading...
Riset Temukan Fakta...
Riset AI. FOTO/ THE VERGE
A A A
LONDON - Beberapa studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang berlebihan dapat menyebabkan orang menjadi lebih bergantung pada teknologi dan kurang merangsang fungsi kognitif.



Namun, sebuah studi baru oleh Université de Montréal menemukan bahwa AI generatif kini mampu melampaui tingkat kreativitas manusia biasa dalam tes tertentu.

Dalam sebuah studi yang melibatkan lebih dari 100.000 peserta, model AI seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini menunjukkan kinerja yang kuat pada tugas-tugas kreativitas seperti Divergent Association Task (DAT), yang menilai kemampuan untuk menghasilkan ide-ide orisinal dan berbeda.

Beberapa model, termasuk GPT-4, tidak hanya menyamai manusia, tetapi juga melampaui skor kreativitas rata-rata manusia pada tes tersebut.

Namun, temuan studi ini juga menekankan bahwa manusia yang paling kreatif pun masih belum dapat dibandingkan dengan AI.

Individu dalam 10% teratas menunjukkan kinerja yang jauh lebih tinggi pada tugas-tugas kreatif yang lebih kompleks, termasuk menulis puisi, merumuskan plot film, dan menghasilkan cerita pendek.

AI mungkin mampu menyamai kreativitas dasar, tetapi belum mampu menyamai kreativitas yang sangat bernuansa yang biasanya dihasilkan oleh manusia yang benar-benar berbakat.

Tes tambahan seperti penulisan haiku, ringkasan plot, dan cerita pendek juga menunjukkan pola yang sama — AI menyaingi manusia rata-rata, tetapi kreativitas tingkat tinggi tetap menjadi keunggulan manusia.

Studi ini menegaskan bahwa kreativitas puncak masih merupakan ciri khas manusia.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports ini merupakan perbandingan terbesar hingga saat ini antara kreativitas manusia dan AI generatif modern.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved