Mengapa BYD, Airbus, hingga Foxconn Nekat Pakai Robot yang Lebih Lambat dari Manusia? Ini Alasannya!

Senin, 26 Januari 2026 - 08:02 WIB
loading...
Mengapa BYD, Airbus,...
Robot humanoid Walker S2 buatan UBTech saat diuji coba bekerja di lini perakitan pabrikan mobil Zeekr. Foto: UBTech
A A A
CHINA - Pengakuan mengejutkan datang dari raksasa teknologi Shenzhen, UBTech. Mereka blak-blakan menyebut efisiensi robot humanoid tercanggih mereka saat ini maksimal hanya mencapai separuh dari kemampuan pekerja manusia.

Tapi, fakta ini nyatanya tak menyurutkan gelombang pesanan dari manufaktur global yang berlomba menghindari ketertinggalan teknologi.

Michael Tam, Chief Brand Officer UBTech, menyebut mereka telah menjalin kemitraan strategis dengan pembuat mobil BYD dan kontraktor utama Apple, Foxconn.

Dan Tam sadar bahwa robot andalan mereka, Walker S2, saat ini hanya memiliki tingkat produktivitas 30 hingga 50 persen jika dibanding tenaga kerja manusia.

Efisiensi terbatas ini pun hanya berlaku pada tugas-tugas spesifik, seperti menumpuk kotak dan kontrol kualitas.

Namun, di balik angka efisiensi yang tampaknya rendah itu, tersimpan logika pasar yang memaksa para pelaku industri untuk bergerak cepat.

Tam menjelaskan kepada Financial Times bahwa fenomena ini didorong oleh kekhawatiran kompetitif. "Anda bisa membayangkan, jika Tesla memiliki keuntungan dengan mengerahkan robot manusia mereka sendiri ke dalam jalur manufaktur, itu berarti mungkin BYD akan tertinggal," ujarnya.

Ada pertaruhan besar bahwa adopsi dini, meskipun belum sempurna, adalah kunci penguasaan pasar masa depan.

Peta Kekuatan dan Tantangan Teknis

China, sebagai poros manufaktur dunia, telah melemparkan dukungan penuh kebijakan di belakang industri robot humanoid.

Data Federasi Robotika Internasional mencatat bahwa negara ini menyumbang lebih dari setengah instalasi global robot industri pada tahun 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Hyundai Motor Siap Menjual...
Hyundai Motor Siap Menjual Bebas Robot Humanoid
Mengapa Robot Bisa Bikin...
Mengapa Robot Bisa Bikin Perang Semakin Menjadi Lebih Dahsyat?
Atur Lalu Lintas, China...
Atur Lalu Lintas, China Resmi Terjunkan Robot Polisi di Jalan
AS Siap Beri Pelajaran...
AS Siap Beri Pelajaran Robot-robot Canggih Buatan China
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
5 Keunggulan Robot...
5 Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS
Robot BMW Umumkan Pensiun...
Robot BMW Umumkan Pensiun setelah 11 Bulan Produksi 30 Ribu Mobil
Rekomendasi
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved