Polisi Tangkap Pria Pembuat 500.000 Gambar Artis Telanjang Pakai AI
Selasa, 20 Januari 2026 - 19:47 WIB
loading...
500.000 Gambar Artis Telanjang Pakai AI. FOTO? THE VERGE
A
A
A
TOKYO - Polisi Jepang telah menangkap seorang pria yang diduga menggunakan aplikasi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat lebih dari 500.000 gambar pornografi selebriti wanita dan menjualnya secara online, kata juru bicara polisi.
Kekhawatiran meningkat di seluruh dunia tentang penggunaan platform AI untuk tujuan jahat, termasuk membuat gambar "deepfake" dengan mengubah foto, video, atau audio asli menjadi palsu.
Antara Desember 2024 dan Mei 2025, tersangka, yang diidentifikasi sebagai Tetsuro Chiba, dituduh "memungkinkan pemirsa internet untuk melihat 14 file gambar elektromagnetik pornografi secara online dengan harga tertentu," kata juru bicara itu kepada AFP.
Pria pengangguran berusia 31 tahun itu, yang tinggal di Sapporo, Jepang utara, ditangkap oleh polisi Tokyo karena dicurigai memposting konten pornografi secara online.
Kantor Berita Kyodo mengutip sumber kepolisian yang mengatakan tersangka diyakini telah membuat lebih dari 520.000 gambar 'deepfake' pornografi dari sekitar 300 selebriti. Ia memperoleh sekitar 11 juta yen dengan mempromosikan konten tersebut di media sosial dan saluran lainnya.
Kantor Berita Jiji Press melaporkan detail serupa, menambahkan bahwa tersangka melakukannya demi uang.
Beberapa negara telah bergerak untuk melarang atau mengambil tindakan hukum terhadap X dan xAI milik Elon Musk karena kekhawatiran keamanan yang ditimbulkan oleh chatbot bawaannya, Grok, yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi gambar seksual.
Grok mengatakan akan membatasi pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk pelanggan berbayar, dan X mengumumkan akan sepenuhnya memblokir fitur tersebut di beberapa negara
Kekhawatiran meningkat di seluruh dunia tentang penggunaan platform AI untuk tujuan jahat, termasuk membuat gambar "deepfake" dengan mengubah foto, video, atau audio asli menjadi palsu.
Antara Desember 2024 dan Mei 2025, tersangka, yang diidentifikasi sebagai Tetsuro Chiba, dituduh "memungkinkan pemirsa internet untuk melihat 14 file gambar elektromagnetik pornografi secara online dengan harga tertentu," kata juru bicara itu kepada AFP.
Pria pengangguran berusia 31 tahun itu, yang tinggal di Sapporo, Jepang utara, ditangkap oleh polisi Tokyo karena dicurigai memposting konten pornografi secara online.
Kantor Berita Kyodo mengutip sumber kepolisian yang mengatakan tersangka diyakini telah membuat lebih dari 520.000 gambar 'deepfake' pornografi dari sekitar 300 selebriti. Ia memperoleh sekitar 11 juta yen dengan mempromosikan konten tersebut di media sosial dan saluran lainnya.
Kantor Berita Jiji Press melaporkan detail serupa, menambahkan bahwa tersangka melakukannya demi uang.
Beberapa negara telah bergerak untuk melarang atau mengambil tindakan hukum terhadap X dan xAI milik Elon Musk karena kekhawatiran keamanan yang ditimbulkan oleh chatbot bawaannya, Grok, yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi gambar seksual.
Grok mengatakan akan membatasi pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk pelanggan berbayar, dan X mengumumkan akan sepenuhnya memblokir fitur tersebut di beberapa negara
(wbs)
Lihat Juga :