China Bangun Pusat Nuklir dengan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia
Selasa, 20 Januari 2026 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah “boiler nuklir” hibrida
Berbeda dengan pembangkit listrik standar, Xuwei menggunakan desain hibrida unik yang menggabungkan dua generasi teknologi nuklir untuk memenuhi kebutuhan panas ekstrem dari kilang industri.
Konfigurasi ini mengintegrasikan Hualong One, reaktor air bertekanan generasi ketiga, dengan reaktor berpendingin gas suhu tinggi generasi keempat, sepertiyang dilaporkanoleh Global Times.
Unit Hualong One (Gen-III) menyediakan panas dasar untuk mengubah air demineralisasi menjadi uap jenuh, sementara Reaktor Berpendingin Gas Suhu Tinggi (Gen-IV) bertindak sebagai "super-boiler" untuk memanaskan uap tersebut lebih lanjut hingga suhu tinggi yang dibutuhkan untuk perengkahan kimia dan distilasi.
Menghilangkan jejak karbon industri berat
Pembangkit listrik ini terletak di sebelah pusat petrokimia Lianyungang, yang membutuhkan 13.000 ton uap setiap jam untuk beroperasi. Dengan beralih dari batu bara ke uap yang dihasilkan dari tenaga nuklir, dampak lingkungan berkurang secara drastis.
Setelah fase pertama beroperasi, proyek ini akan memasok 32,5 juta ton uap industri setiap tahun dan menghasilkan lebih dari 11,5 miliar kWhlistrik bersih, yang secara efektif menghemat 7,26 juta ton batubara standar dan menghindari emisi CO2 sebesar 19,6 juta ton setiap tahunnya.
Hal ini sangat penting karena dari segi emisi, uap yang dihasilkan tenaga nuklir kira-kira 600 kali lebih bersih daripada uap yang dihasilkan dari pembakaran batu bara dan 100 kali lebih bersih daripada gas alam.
Lihat Juga :