Sebelum Ditangkap AS, Maduro Pamer Huawei Mate X6: Klaim Tak Bisa Diretas

Rabu, 07 Januari 2026 - 18:12 WIB
loading...
A A A
Di Eropa, sejumlah negara—termasuk Jerman—menerapkan pembatasan parsial atau total atas perangkat telekomunikasi Huawei di infrastruktur kritis.

Ketika Operasi Militer Menjadi Penentu

Di awal Januari 2026, Amerika Serikat melancarkan operasi gabungan lintas lembaga untuk menangkap Maduro.

Laporan menyebut operasi melibatkan lebih dari 150 pesawat, unit elite seperti Delta Force, 160th SOAR (Night Stalkers), serta dukungan siber dan intelijen.

Di titik ini, satu ponsel—seaman apa pun—tidak relevan menghadapi kombinasi HUMINT (sumber manusia), SIGINT, ISR, dan perencanaan militer presisi.

Central Intelligence Agency disebut telah memantau “pola hidup” Maduro sejak Agustus 2025, menempatkan aset dekat lingkar dalamnya, dan memadukan informasi real time untuk menentukan waktu penindakan.

Prosedur Sensitive Site Exploitation (SSE) lazim dilakukan: barang pribadi dan perangkat komunikasi dikumpulkan untuk analisis intelijen.

Klaim “tak bisa diretas” pun runtuh oleh kenyataan bahwa perang modern menargetkan manusia, jaringan, dan ruang fisik—bukan hanya enkripsi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi...
HUAWEI Mate 80 Pro Resmi Masuk Indonesia, Tampil Lebih Unggul dengan Kamera dan Durabilitas Ekstra
Telinga Makin Mahal:...
Telinga Makin Mahal: Membedah Janji Anti-Bising TWS Baru Huawei Seharga Rp2,9 Juta
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, Huawei Dilarang Digunakan di Eropa
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Rekomendasi
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Berita Terkini
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved