2026 Jadi Tahun Paling Kristis Terumbu Karang di Seluruh Dunia

Rabu, 07 Januari 2026 - 09:27 WIB
loading...
A A A
Beberapa spesieskesulitan ketika suhu naik, sementara yang lain telah menunjukkan bahwa mereka dapat mentolerir atau beradaptasi dengankondisi yang lebih hangat.

Terumbu karang diTeluk Aqaba(antara Semenanjung Sinai Mesir dan Arab Saudi) danMadagaskarsecara mengejutkan mampu mengatasi suhu yang memecahkan rekor pada tahun 2023–2024, menunjukkan bahwa beberapa komunitas terumbu karang memiliki ketahanan alami terhadap tekanan panas.

Terumbu karang di perairan yang lebih dalam di lepas pantai mungkin juga dapat berfungsi sebagai "bank benih" untuk masa depan.

Terumbu karang ini, yang disebut terumbu karang mesofotik dan ditemukan sekitar 30 hingga 50 meter di bawah permukaan air, mendapatkan perlindungan ekstra selamagelombang panaskarena terlindungi oleh lapisan air yang lebih dingin dan lebih berat.

Karena itu, terumbu karang yang lebih dalam mungkin bertindak sebagai "zona aman" penting di mana spesies karang air hangat memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup, setidaknya dalam waktu dekat.

Meskipun suhu diperkirakan akan meningkat pada tahun 2026, terumbu karang sudah lebih rentan mengalami pemutihan karena berbagai faktor seperti polusi, penangkapan ikan berlebihan, danpembangunan di daerah pesisir.

Kabar baiknya adalah mengurangi tekanan ini dapat membantu terumbu karang pulih. Ambil contoh Terumbu Karang Mesoamerika, yang membentang hampir 700 mil di sepanjang pantai Meksiko dan Amerika Tengah.

Meskipun pemutihan memengaruhi 40% terumbu karang pada tahun 2024, beberapa bagian membaik karena populasi ikan pulih setelahpengelolaan perikananyang lebih baik .

Pengasaman laut, yang disebabkan oleh penyerapan CO₂ yang lebih banyak oleh laut dari atmosfer, mempersulit terumbu karang untuk membangun kerangka kerasnya, yang melemahkan dan memperlambatpertumbuhannya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Energi Panas Bumi, Tantangan,...
Energi Panas Bumi, Tantangan, Mitos, dan Ekonomi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved