Nvidia Tegaskan Israel sebagai Rumah Kedua: Bangun Kampus AI Raksasa dengan 10.000 Pekerja
Senin, 22 Desember 2025 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
Shlomi Kofman, Wakil Presiden Kemitraan Global di Otoritas Inovasi Israel, menganalisis bahwa langkah strategis perusahaan sekelas Nvidia akan menempatkan Israel sebagai inti dari solusi AI global.
Menurutnya, kehadiran kampus ini akan menciptakan konsentrasi pengetahuan dan pengalaman yang menarik investasi jauh melampaui sekadar perusahaan rintisan di sekitarnya.
Tak hanya fokus di utara, pada akhir Oktober lalu, Nvidia juga mengumumkan rencana melipatgandakan kehadiran R&D-nya di Beersheba dengan situs baru seluas 3.000 meter persegi di taman teknologi Gav Yam, yang diharapkan beroperasi penuh pada paruh pertama 2026.
Keputusan memilih Kiryat Tivon, komunitas kelas menengah atas dengan populasi kurang dari 20.000 jiwa yang berjarak 30 menit dari Haifa, dinilai strategis. Ido Greenblum, kepala dewan regional Kiryat Tivon, menyambutnya dengan tangan terbuka, menjanjikan infrastruktur pendukung mulai dari bisnis kecil, hotel, hingga restoran untuk melayani ribuan pekerja baru tersebut.
Bagi Nvidia, yang nilai sahamnya meroket hingga sempat menjadikannya perusahaan bernilai USD5 triliun dolar AS pada akhir Oktober 2025, Israel bukan lagi sekadar cabang operasional. Ia adalah dapur pacu utama, "rumah kedua" di mana masa depan komputasi dunia sedang dirakit keping demi keping.
Menurutnya, kehadiran kampus ini akan menciptakan konsentrasi pengetahuan dan pengalaman yang menarik investasi jauh melampaui sekadar perusahaan rintisan di sekitarnya.
Ekspansi yang Tak Terbendung
Jejak kaki Nvidia di Israel memang telah mengakar kuat. Sebelum proyek Kiryat Tivon, perusahaan ini telah mengoperasikan tujuh pusat R&D yang tersebar dari Yokne’am, Tel Aviv, Jerusalem, Ra’anana, hingga Beersheba di selatan. Sejarah mencatat akuisisi monumental Mellanox Technologies Ltd. pada 2020 senilai USD7 miliar sebagai titik balik, yang kemudian disusul oleh pembelian startup manajemen beban kerja AI, Run:ai, pada Desember 2024 dengan estimasi nilai USD700 juta.Tak hanya fokus di utara, pada akhir Oktober lalu, Nvidia juga mengumumkan rencana melipatgandakan kehadiran R&D-nya di Beersheba dengan situs baru seluas 3.000 meter persegi di taman teknologi Gav Yam, yang diharapkan beroperasi penuh pada paruh pertama 2026.
Keputusan memilih Kiryat Tivon, komunitas kelas menengah atas dengan populasi kurang dari 20.000 jiwa yang berjarak 30 menit dari Haifa, dinilai strategis. Ido Greenblum, kepala dewan regional Kiryat Tivon, menyambutnya dengan tangan terbuka, menjanjikan infrastruktur pendukung mulai dari bisnis kecil, hotel, hingga restoran untuk melayani ribuan pekerja baru tersebut.
Bagi Nvidia, yang nilai sahamnya meroket hingga sempat menjadikannya perusahaan bernilai USD5 triliun dolar AS pada akhir Oktober 2025, Israel bukan lagi sekadar cabang operasional. Ia adalah dapur pacu utama, "rumah kedua" di mana masa depan komputasi dunia sedang dirakit keping demi keping.
(dan)
Lihat Juga :