3.000 Gletser Hilang Setiap Tahunnya Bukti Bumi Tak Bisa DIselamatkan

Rabu, 17 Desember 2025 - 05:55 WIB
loading...
A A A
"Hilangnya gletser yang kita bicarakan di sini bukan hanya masalah ilmiah. Ini benar-benar menyentuh hati kita," katanya.

Para ilmuwan memeriksa garis besar 211.490 gletser yang diperoleh dari citra satelit dari basis data global untuk menentukan tahun kapan jumlah gletser terbanyak akan menghilang – sebuah konsep yang mereka sebut "puncak kepunahan gletser".

Mereka menggunakan model komputer gletser di bawah beberapa skenario pemanasan yang berbeda – mulai dari dunia di mana suhu naik 1,5°C dari tingkat pra-industri hingga dunia di mana suhu naik 4°C.

Saat ini, dunia kehilangan sekitar 1.000 gletser setiap tahunnya, tetapi studi tersebut memperingatkan bahwa laju kehilangan gletser akan semakin cepat.

Jumlah gletser yang menghilang setiap tahun akan mencapai puncaknya pada 2.000 pada tahun 2041, bahkan jika pemanasan dibatasi hingga 1,5°C – ambang batas yang disepakati negara-negara dalam Perjanjian Paris untuk menghindari dampak terburuk perubahan iklim.

Dengan laju tersebut, pada tahun 2100 akan tersisa 95.957 gletser di seluruh planet, atau hampir setengahnya.

Namun, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memperingatkan bahwa pemanasan global diperkirakan akan melebihi 1,5°C dalam beberapa tahun mendatang.

Berdasarkan proyeksi yang menunjukkan suhu akan naik 2,7°C di bawah kebijakan pemerintah, sekitar 3.000 gletser akan menghilang setiap tahun antara tahun 2040 dan 2060, kata para ahli gletser.

Pada tahun 2100, hanya satu dari lima gletser, atau 43.852 gletser, yang akan bertahan di dunia dengan kenaikan suhu 2,7°C.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved