3.000 Gletser Hilang Setiap Tahunnya Bukti Bumi Tak Bisa DIselamatkan

Rabu, 17 Desember 2025 - 05:55 WIB
loading...
3.000 Gletser Hilang...
Ribuan Gletser hilang setiap tahunnya. FOTO/ SCIENCE ALERT
A A A
ALASKA - Ribuan gletser akan lenyap setiap tahunnya dalam beberapa dekade mendatang, hanya menyisakan sebagian kecil yang masih berdiri pada akhir abad ini kecuali jika pemanasan global dikendalikan, demikian hasil sebuahstudiyang dirilis pada hari Senin.



Menurut penelitian tersebut, tindakan pemerintah terkaitperubahan iklimdapat menentukan apakah dunia akan kehilangan 2.000 atau 4.000 gletser setiap tahunnya pada pertengahan abad ini.

Selisih beberapa derajat saja dapat menentukan apakah hampir setengah dari gletser dunia akan tetap lestari pada tahun 2100 – atau kurang dari 10 persen.

"Hasil penelitian kami menggarisbawahi urgensi kebijakan iklim yang ambisius," kata studi yang diterbitkan dalam jurnalNature Climate Changedan dipimpin oleh ahli gletser Lander Van Tricht.

Para peneliti biasanya fokus pada hilangnya massa dan luas gletser raksasa di dunia, tetapi Van Tricht dan rekan-rekannya berupaya menentukan berapa banyak gletser individual yang dapat mencair setiap tahunnya di abad ini.

Meskipun pencairan gletser-gletser kecil mungkin memiliki dampak yang lebih kecil terhadap kenaikan permukaan laut dibandingkan gletser yang lebih besar, hilangnya gletser-gletser tersebut dapat secara signifikan merugikan pariwisata atau budaya lokal, kata para ilmuwan.

"Hilangnya setiap gletser dapat berdampak besar secara lokal, bahkan jika kontribusi air lelehnya kecil," kata Van Tricht dari ETH Zurich dan Vrije Universiteit Brussel kepada wartawan.

Penulis bersama Matthias Huss, yang juga seorang ahli gletser di ETH Zurich,ikut serta pada tahun 2019dalam upacara pemakaman simbolis untuk gletser Pizol di Pegunungan Alpen Swiss.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Rekomendasi
5 Mahasiswa Gugat Pasal...
5 Mahasiswa Gugat Pasal Karet UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
Dari Hobi Jadi Cuan!...
Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni
Berita Terkini
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved