Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Jum'at, 28 November 2025 - 18:04 WIB
loading...
Planet Mars. FOTO/ Science Alert
A
A
A
PARIS - Sebuah tim ilmuwan mendeteksi apa yang mereka yakini sebagai petir di Mars setelah mendengarkan rekaman angin dari wahana penjelajah Perseverance milik Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA).
Seperti dilansir dari CBS News, Tim peneliti yang dipimpin Prancis tersebut mengatakan suara percikan dari pelepasan listrik terekam oleh mikrofon di wahana tersebut.
Tim tersebut mendokumentasikan 55 peristiwa petir mini selama dua tahun di Mars, yang sebagian besar terjadi selama badai debu dan pusaran debu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar 1,8 meter dari mikrofon yang ditempatkan di tiang tinggi wahana, bagian dari sistem untuk mempelajari batuan Mars menggunakan kamera dan laser.
Percikan dari pelepasan listrik terdengar jelas di tengah angin dan partikel debu yang mengenai mikrofon.
"Para ilmuwan telah mempelajari aktivitas listrik dan petir di Mars selama setengah abad," kata penulis utama studi tersebut, Baptiste Chide dari Institut Penelitian Astrofisika dan Planetologi di Toulouse.
"Ini membuka bidang penelitian yang benar-benar baru dalam sains Mars," kata Chide
Seperti dilansir dari CBS News, Tim peneliti yang dipimpin Prancis tersebut mengatakan suara percikan dari pelepasan listrik terekam oleh mikrofon di wahana tersebut.
Tim tersebut mendokumentasikan 55 peristiwa petir mini selama dua tahun di Mars, yang sebagian besar terjadi selama badai debu dan pusaran debu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar 1,8 meter dari mikrofon yang ditempatkan di tiang tinggi wahana, bagian dari sistem untuk mempelajari batuan Mars menggunakan kamera dan laser.
Percikan dari pelepasan listrik terdengar jelas di tengah angin dan partikel debu yang mengenai mikrofon.
"Para ilmuwan telah mempelajari aktivitas listrik dan petir di Mars selama setengah abad," kata penulis utama studi tersebut, Baptiste Chide dari Institut Penelitian Astrofisika dan Planetologi di Toulouse.
"Ini membuka bidang penelitian yang benar-benar baru dalam sains Mars," kata Chide
(wbs)
Lihat Juga :