Perang Siber Dimulai: Serangan Spyware di Indonesia Melonjak 64,2%, Negara Tetangga Ini Meledak 210%
Senin, 10 November 2025 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
• Malaysia juga mengalami lonjakan signifikan, naik 124,2 persen menjadi 96.539 serangan.
• Filipina nyaris dua kali lipat, naik 97,9 persen menjadi 12.019 serangan.
• Thailand menjadi satu-satunya anomali. Negara ini justru mencatat penurunan serangan sebesar -39,2 persen, menjadi 21.014 insiden.
Singkatnya, spyware memata-matai aktivitas pengguna. Ia akan menyusup (melalui aplikasi, situs web, atau lampiran file), lalu memantau dan menangkap data (via rekaman penekanan tombol atau tangkapan layar), kemudian mengirimkan data curian itu ke penyerang.
Data yang paling sering diincar adalah informasi rahasia, seperti:
• Kredensial login (nama pengguna dan kata sandi)
• PIN akun bank
• Nomor kartu kredit
• Riwayat penjelajahan internet
• Alamat email
• Filipina nyaris dua kali lipat, naik 97,9 persen menjadi 12.019 serangan.
• Thailand menjadi satu-satunya anomali. Negara ini justru mencatat penurunan serangan sebesar -39,2 persen, menjadi 21.014 insiden.
Apa Sebenarnya Spyware Itu?
Berbeda dengan malware (perangkat lunak jahat) yang merusak sistem, spyware bekerja secara diam-diam. Ia menyusup ke komputer atau ponsel untuk mengumpulkan data.Singkatnya, spyware memata-matai aktivitas pengguna. Ia akan menyusup (melalui aplikasi, situs web, atau lampiran file), lalu memantau dan menangkap data (via rekaman penekanan tombol atau tangkapan layar), kemudian mengirimkan data curian itu ke penyerang.
Data yang paling sering diincar adalah informasi rahasia, seperti:
• Kredensial login (nama pengguna dan kata sandi)
• PIN akun bank
• Nomor kartu kredit
• Riwayat penjelajahan internet
• Alamat email
Lihat Juga :