Perhitungan Isaac Newton Tentang Kiamat pada Tahun 2060

Minggu, 12 Oktober 2025 - 23:15 WIB
loading...
A A A
3 Masa dua masa & setengah masa tidak dimulai sebelum tahun 800 di mana supremasi Paus dimulai. 4 Mereka tidak dimulai setelah pemerintahan Gregorius ke-7, 1084. 5 1290 hari tidak dimulai sebelum tahun 842. 6 Mereka tidak dimulai setelah pemerintahan Paus Gregorius ke-7, 1084. 7 Perbedaan [sic] antara 1290 & 1335 hari adalah bagian dari tujuh minggu.

Oleh karena itu 2300 tahun tidak berakhir sebelum tahun 2132 atau sesudah tahun 2370. Waktu dua puluh lima hari dan setengah waktu tidak berakhir sebelum tahun 2060 atau sesudah tahun 2344. 1290 hari tidak berakhir sebelum tahun 2090 atau sesudah tahun 2374.

Newton percaya pada penglihatan apokaliptik dalam Alkitab, yang menyatakan bahwa pertempuran Armagedon akan terjadi antara "Gog dan Magog" di akhir zaman. Newton mungkin hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri karena berbicara tentang "kebangkitan tanduk kecil Kambing Jantan" dan meninggalkan catatannya tergeletak begitu saja, tetapi perlu dicatat bahwa ia tidak meramalkan kiamat akan terjadi pada tahun 2060, melainkan akhir dari suatu era.

"Newton yakin bahwa Kristus akan kembali sekitar tanggal ini dan mendirikan Kerajaan perdamaian global," tulis Stephen D. Snobelen, yang kini menjadi profesor sejarah sains dan teknologi di Universitas King's College di Halifax, pada tahun 2003. "'Babel' (Gereja Trinitarian yang korup) juga akan runtuh dan Injil yang sejati akan diberitakan secara terbuka."

Newton, meskipun membuat prediksi seperti itu pada dirinya sendiri, tidak menyukai praktik meramalkan akhir dunia karena kerusakan yang ditimbulkannya pada nubuat-nubuat agama yang terjadi ketika kiamat tidak terjadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Maxi Araujo Selamatkan Uruguay dari Kejutan Arab Saudi
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved