Tanya ke ChatGPT Cara Membunuh Teman Sekelas, Pelajar Ini Ditangkap
Minggu, 12 Oktober 2025 - 07:50 WIB
loading...
ChatGPT. FOTO/ THE VERGE
A
A
A
LONDON - Seorang siswa laki-laki berusia 13 tahun ditangkap polisi setelah mengajukan pertanyaan mengejutkan kepada aplikasi kecerdasan buatan, ChatGPT, saat berada di kelas.
BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan
Pertanyaan yang diajukan oleh siswa SMA tersebut adalah, "Bagaimana cara membunuh teman saya di kelas?"
Menurut laporan media lokal, sistem pemantauan keamanan sekolah yang dikenal sebagai Gaggle segera mendeteksi pertanyaan tersebut dan mengirimkan peringatan kepada pihak administrasi sekolah dan kepolisian.
Insiden tersebut terjadi di Southwestern Middle School yang terletak di kota Deland, Florida. Polisi kemudian bergegas ke sekolah tersebut sebelum menangkap siswa tersebut di sebuah ruang kelas.
Pihak berwenang mengatakan siswa tersebut mengaku tindakannya hanya bercanda setelah bertengkar dengan teman sekelasnya. Namun, polisi tidak menganggap enteng pernyataan tersebut karena melibatkan ancaman keamanan.
Seorang juru bicara Kantor Sheriff Volusia County mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kasus ini merupakan contoh nyata bagaimana "lelucon yang tidak pantas" dapat menyebabkan keadaan darurat di sekolah.
"Ancaman tetaplah ancaman, meskipun dianggap lelucon. Kami menanggapi setiap laporan yang melibatkan keselamatan siswa dengan serius," ujar juru bicara tersebut.
Siswa tersebut saat ini ditahan di pusat penahanan remaja sementara penyelidikan masih berlangsung.
Pihak berwenang juga mengingatkan orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas daring anak-anak mereka dan menyarankan siswa untuk berpikir sebelum mengetik pesan apa pun di platform digital.
BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan
Pertanyaan yang diajukan oleh siswa SMA tersebut adalah, "Bagaimana cara membunuh teman saya di kelas?"
Menurut laporan media lokal, sistem pemantauan keamanan sekolah yang dikenal sebagai Gaggle segera mendeteksi pertanyaan tersebut dan mengirimkan peringatan kepada pihak administrasi sekolah dan kepolisian.
Insiden tersebut terjadi di Southwestern Middle School yang terletak di kota Deland, Florida. Polisi kemudian bergegas ke sekolah tersebut sebelum menangkap siswa tersebut di sebuah ruang kelas.
Pihak berwenang mengatakan siswa tersebut mengaku tindakannya hanya bercanda setelah bertengkar dengan teman sekelasnya. Namun, polisi tidak menganggap enteng pernyataan tersebut karena melibatkan ancaman keamanan.
Seorang juru bicara Kantor Sheriff Volusia County mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kasus ini merupakan contoh nyata bagaimana "lelucon yang tidak pantas" dapat menyebabkan keadaan darurat di sekolah.
"Ancaman tetaplah ancaman, meskipun dianggap lelucon. Kami menanggapi setiap laporan yang melibatkan keselamatan siswa dengan serius," ujar juru bicara tersebut.
Siswa tersebut saat ini ditahan di pusat penahanan remaja sementara penyelidikan masih berlangsung.
Pihak berwenang juga mengingatkan orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas daring anak-anak mereka dan menyarankan siswa untuk berpikir sebelum mengetik pesan apa pun di platform digital.
(wbs)
Lihat Juga :