Nintendo Murka Dituduh Lobi Pemerintah Lawan AI, Skandal Video Pokemon Jadi Pemicu?
Selasa, 07 Oktober 2025 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
Pemicu badai ini adalah unggahan—yang kini telah dihapus—oleh Satoshi Asano, seorang anggota parlemen Jepang. Dalam postingannya, Asano mengklaim bahwa Nintendo sedang "terlibat dalam aktivitas lobi dengan pemerintah" untuk menekan penggunaan AI generatif.
Namun, setelah sanggahan publik dari Nintendo, Asano dengan cepat berbalik arah dan merilis permintaan maaf resmi pada hari Minggu, mengakui kesalahannya karena tidak melakukan verifikasi fakta yang memadai.
Namun, mengapa rumor ini bisa menyebar begitu cepat dan dipercaya banyak orang? Jawabannya terletak pada skandal yang baru saja meledak dari OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT.
Model AI generator video terbaru mereka, Sora 2, kepergok menghasilkan konten video yang secara terang-terangan menjiplak properti intelektual (IP) milik banyak pihak, termasuk Nintendo, Pokémon, hingga Studio Ghibli.
Salah satu video yang paling kontroversial bahkan menampilkan karakter AI Sam Altman (CEO OpenAI) yang berkata, "Saya harap Nintendo tidak menuntut kami," sementara karakter Pokémon yang tampak fotorealistis berlarian di latar belakang.
Video ini menjadi tamparan keras dan bukti nyata bagaimana AI dapat digunakan untuk melanggar hak cipta secara massal. Gelombang protes yang timbul akibat video-video ini diyakini menjadi alasan utama OpenAI kini meninjau ulang kebijakan mereka terkait penggunaan materi berhak cipta.
Namun, setelah sanggahan publik dari Nintendo, Asano dengan cepat berbalik arah dan merilis permintaan maaf resmi pada hari Minggu, mengakui kesalahannya karena tidak melakukan verifikasi fakta yang memadai.
Namun, mengapa rumor ini bisa menyebar begitu cepat dan dipercaya banyak orang? Jawabannya terletak pada skandal yang baru saja meledak dari OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT.
Model AI generator video terbaru mereka, Sora 2, kepergok menghasilkan konten video yang secara terang-terangan menjiplak properti intelektual (IP) milik banyak pihak, termasuk Nintendo, Pokémon, hingga Studio Ghibli.
Salah satu video yang paling kontroversial bahkan menampilkan karakter AI Sam Altman (CEO OpenAI) yang berkata, "Saya harap Nintendo tidak menuntut kami," sementara karakter Pokémon yang tampak fotorealistis berlarian di latar belakang.
Video ini menjadi tamparan keras dan bukti nyata bagaimana AI dapat digunakan untuk melanggar hak cipta secara massal. Gelombang protes yang timbul akibat video-video ini diyakini menjadi alasan utama OpenAI kini meninjau ulang kebijakan mereka terkait penggunaan materi berhak cipta.
Lihat Juga :