Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara

Selasa, 30 September 2025 - 20:19 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan, “Penggunaan ponsel pintar dan internet tetap menjadi salah satu masalah keamanan utama bagi kepemimpinan Taliban. Saat mereka membawa lebih banyak target teroris kelas kakap dari seluruh dunia [ke Afghanistan], mereka takut negara-negara Barat menggunakan teknologi untuk melacak mereka, jadi mereka hanya ingin menghilangkan ketegangan itu.”

Dengan kata lain, untuk melindungi segelintir elite dari potensi serangan drone atau operasi intelijen, seluruh negara dikorbankan dan diisolasi.

Di tengah kekacauan ini, korban yang paling terpukul adalah mereka yang sudah paling menderita: perempuan dan anak perempuan Afghanistan.

Setelah dilarang mengenyam pendidikan formal di sekolah dan universitas, internet adalah satu-satunya jendela mereka yang tersisa untuk belajar dan terhubung dengan dunia. Kini, jendela itu telah ditutup paksa.

Habib Khan, pendiri Afghan Peace Watch, melukiskan gambaran yang suram. “Larangan internet oleh Taliban menyeret Afghanistan ke dalam jurang. Dan yang paling tercekik dari semuanya adalah perempuan,” kecamnya.

Ironisnya, langkah ini terjadi di saat Taliban sedang gencar melobi pengakuan internasional dan memohon bantuan kemanusiaan setelah gempa dahsyat yang melanda negara itu.

Abdullah Khenjani dari Front Perlawanan Nasional Afghanistan (NRF) menyebut tindakan ini sebagai cerminan sejati dari rezim tersebut.

“Ini berfungsi sebagai ilustrasi lain dari keterbelakangan dan anti-intelektualisme Taliban. Rezim ini bertujuan membatasi aliran informasi dan memutuskan hubungan antara warga Afghanistan yang terpenjara di dalam negeri dengan dunia luar.”
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
2.333 Desa Belum Tersentuh...
2.333 Desa Belum Tersentuh Internet, Pelaku Industri ICT Didorong Kolaborasi
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Rekomendasi
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved