Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara

Selasa, 30 September 2025 - 20:19 WIB
loading...
Afghanistan Gelap Gulita:...
Suasana kota Kabul yang kacau setelah Taliban memadamkan internet di seluruh negara. Foto: Getty Images
A A A
KABUL - Pada Senin malam, 29 September 2025, tirai besi digital runtuh di atas Afghanistan. Secara serentak dan tanpa pemberitahuan, puluhan juta ponsel mendadak kehilangan sinyal.

Koneksi internet di seluruh negeri—baik seluler maupun broadband—lenyap seketika.

Afghanistan, negara dengan 40 juta penduduk, secara efektif diputus dari dunia luar, menandai untuk pertama kalinya rezim Taliban memberlakukan pemadaman internet total secara nasional.

Langkah drastis ini sontak melumpuhkan negara. Layanan TV satelit, termasuk media lokal Tolo News, mendadak gelap. Rumah sakit, kantor pemerintah, dan sektor swasta kelimpungan.

Di Bandara Kabul, data Flightradar24 menunjukkan setidaknya lima penerbangan dibatalkan pada hari Selasa.

Upaya jurnalis internasional untuk menghubungi kontak di Kabul melalui WhatsApp dan Telegram pun sia-sia; panggilan tak tersambung, pesan tak terkirim.

Lembaga pengawas internet, Netblocks, mengonfirmasi bencana digital ini.

Metrik mereka menunjukkan konektivitas internet di Afghanistan anjlok hingga hanya 14 persen. "Afghanistan kini berada di tengah pemadaman internet total," kata Netblocks. "Insiden ini kemungkinan besar akan sangat membatasi kemampuan publik untuk menghubungi dunia luar."
Dalih Moralitas, Agenda Tersembunyi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
2.333 Desa Belum Tersentuh...
2.333 Desa Belum Tersentuh Internet, Pelaku Industri ICT Didorong Kolaborasi
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Rekomendasi
Anak Meisya Siregar...
Anak Meisya Siregar Nyaris Tenggelam Terseret Ombak di Bali, Bebi Romeo Terpukul
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Momen Mendagri Nobar...
Momen Mendagri Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Warga Menteng Tenggulun
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Infografis
12 Negara yang Menolak...
12 Negara yang Menolak Ide Relokasi Warga Gaza oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved