Resep Sakti Miliarder AI Alexandr Wang untuk Anak Muda: Sering Bermain-main dengan Tuyul Digital!
Selasa, 30 September 2025 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Pengakuan ini menggarisbawahi ketakutan terbesar di industri teknologi: apakah profesi sebagai programmer akan segera punah? Beberapa perusahaan sudah mulai menggunakan AI untuk menggantikan programmer manusia. Jika AI bisa meniru karya seorang jenius seperti Wang, bagaimana nasib para pemula?
Di sinilah kritik dan perspektif lain menjadi penting. Andrew Ng, salah satu pendiri laboratorium riset Google Brain, memberikan pandangan berbeda. Menurutnya, kemudahan yang ditawarkan AI justru harus mendorong lebih banyak orang untuk belajar coding, bukan sebaliknya.
"Seiring coding menjadi lebih mudah, seharusnya lebih banyak orang yang coding, bukan lebih sedikit!" tulis Ng dalam sebuah postingan LinkedIn.
Bagi anak muda Indonesia, ini adalah dilema. Nasihat Wang untuk "menghabiskan seluruh waktu" mungkin terdengar ekstrem di tengah tuntutan kuliah dan realitas keterbatasan akses. Namun, pesannya jelas: masa depan adalah milik mereka yang paling cepat beradaptasi.
Menurut Ng, pekerja dengan kemampuan coding yang kuat akan mampu menggunakan alat AI ini jauh lebih efektif. Mereka bisa "memberi tahu komputer apa yang Anda inginkan" dengan presisi yang tidak dimiliki orang awam. Pengusaha yang "memahami bahasa perangkat lunak" akan dapat membangun produk dengan AI secara jauh lebih presisi.
Di sinilah kritik dan perspektif lain menjadi penting. Andrew Ng, salah satu pendiri laboratorium riset Google Brain, memberikan pandangan berbeda. Menurutnya, kemudahan yang ditawarkan AI justru harus mendorong lebih banyak orang untuk belajar coding, bukan sebaliknya.
"Seiring coding menjadi lebih mudah, seharusnya lebih banyak orang yang coding, bukan lebih sedikit!" tulis Ng dalam sebuah postingan LinkedIn.
Bagi anak muda Indonesia, ini adalah dilema. Nasihat Wang untuk "menghabiskan seluruh waktu" mungkin terdengar ekstrem di tengah tuntutan kuliah dan realitas keterbatasan akses. Namun, pesannya jelas: masa depan adalah milik mereka yang paling cepat beradaptasi.
Menurut Ng, pekerja dengan kemampuan coding yang kuat akan mampu menggunakan alat AI ini jauh lebih efektif. Mereka bisa "memberi tahu komputer apa yang Anda inginkan" dengan presisi yang tidak dimiliki orang awam. Pengusaha yang "memahami bahasa perangkat lunak" akan dapat membangun produk dengan AI secara jauh lebih presisi.
(dan)
Lihat Juga :