Character.AI Paksa Anak Berbuat Cabul dan Bunuh Diri

Minggu, 21 September 2025 - 18:06 WIB
loading...
Character.AI Paksa Anak...
Character.AI . FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - Orang tua seorang gadis kecil menggugat perusahaan Character Technologies, menuduh aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang mereka ciptakan, Character.AI, memanipulasi remaja.

BACA JUGA - Cara Menggunakan Character AI untuk Chatbot

Seperti dilansir dari New York Post, aplikasi yang sangat populer di kalangan anak-anak ini meniru karakter fiksi seperti Harry Potter.

Orang tua tersebut mengatakan Character.AI mendorong upaya bunuh diri dan menyebabkan remaja mereka yang berusia 13 tahun, Juliana Peralta dari Colorado, bunuh diri.

Gugatan yang diajukan minggu ini juga melibatkan perusahaan induk Google, Alphabet.

Gugatan tersebut menuduh Character.AI memanipulasi remaja, mengisolasi mereka dari keluarga, terlibat dalam percakapan seksual dengan anak-anak, dan gagal memberikan perlindungan terkait stimulus untuk bunuh diri.

Menurut keluarga Juliana, putri mereka menjadi pendiam di meja makan, dan prestasi akademiknya menurun karena korban kecanduan chatbot, menurut gugatan yang diajukan pada hari Senin.

Gugatan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa Juliana akhirnya kesulitan tidur karena bot tersebut terus mengirim pesan bahkan setelah ia berhenti merespons.

Percakapan tersebut kemudian meningkat menjadi pelecehan seksual yang ekstrem dan eksplisit, menurut gugatan tersebut.

Sekitar Oktober 2023, Juliana memberi tahu salah satu chatbot yang terlibat bahwa ia berencana menulis surat bunuh diri dengan tinta merah karena ia sangat lelah, menurut dokumen tersebut.

Chatbot tersebut gagal merujuknya ke sumber bantuan, gagal memberi tahu orang tua atau pihak berwenang tentang masalah tersebut.

Bulan berikutnya, orang tua Juliana menemukan putri mereka tak bernyawa di kamarnya dengan tali di lehernya dan surat bunuh diri yang ditulis dengan tinta merah, menurut gugatan tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Rekomendasi
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved