Dari Niche ke Mainstream: Ini Strategi Agresif iQOO Agar Relevan di Pasar Ponsel Indonesia
Sabtu, 13 September 2025 - 14:25 WIB
loading...
iQOO punya strateginya sendiri yang agresif dan relevan di pasar ponsel Indonesia. Foto: iQOO Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Ketika pertama mendarat di Indonesia pada 2022, iQOO adalah nama asing. Mereka datang sebagai pemain niche, membawa iQOO 11, ponsel yang dibisikkan di kalangan para gamer hardcore dan penggila teknologi sebagai sang pembawa chipset generasi terbaru. Saat itu, mereka adalah kuda hitam.
Namun, lompat ke September 2025, lanskap telah berubah total. Nama iQOO tidak lagi hanya bergema di forum-forum khusus; ia terpampang di etalase-etalase, diiklankan untuk semua kalangan, dari pelajar dengan anggaran terbatas hingga para profesional yang menuntut performa puncak. Ini bukanlah kebetulan. Tapi, hasil strategi terkalkulasi untuk mengguncang pemain lama.
Kini, sebagai puncak dari manuvernya, iQOO menggelar pesta diskon besar-besaran "9.9 Super Sale".
DNA Kecepatan: Sejak awal, mereka konsisten menjadi merek pertama di Indonesia yang meluncurkan ponsel dengan chipset Snapdragon generasi teranyar, mulai iQOO 11, iQOO 12, hingga iQOO 13 dengan Snapdragon 8 Elite.
Inovasi dan Gimik Cerdas: Tak hanya mengandalkan chipset, mereka berinovasi dengan Supercomputing Chip Q1 khusus untuk gaming dan tak ragu menggunakan gimik pemasaran efektif. Mereka dua kali memecahkan Rekor MURI: iQOO Z10 untuk ponsel dengan baterai terbesar (7.300mAh) dan iQOO Neo 10 sebagai sub-flagship pertama yang mampu menjalankan game pada 144 FPS.
Demokratisasi Fitur Flagship: Inilah jurus paling mematikan mereka. iQOO secara agresif "menurunkan" fitur-fitur mewah ke segmen harga yang lebih terjangkau. Contohnya adalah iQOO Z10 Lite yang baru rilis Agustus lalu. Di rentang harga Rp2 jutaan, ponsel ini menawarkan layar AMOLED, ketahanan air dan debu IP68 & IP69, baterai raksasa 6.000mAh dengan Bypass Charging, serta fitur AI canggih seperti AI Erase 2.0.
Dukungan Sang Raksasa: Kartu truf terbesar iQOO adalah hubungannya dengan vivo. Dengan memanfaatkan infrastruktur produksi, distribusi, dan jaringan pusat servis vivo yang sudah mapan di seluruh Indonesia, iQOO bisa bergerak dengan lincah tanpa harus membangun segalanya dari nol. Ini adalah harga terbaru perangkat mereka:
8GB + 256GB: Dari Rp2.699.000 menjadi Rp2.499.000
12GB + 256GB: Dari Rp6.499.000 menjadi Rp5.999.000
16GB + 512GB: Dari Rp7.499.000 menjadi Rp7.099.000
8GB + 256GB: Dari Rp3.999.000 menjadi Rp3.699.000
12GB + 256GB: Dari Rp4.299.000 menjadi Rp3.999.000
16GB + 512GB: Dari Rp4.699.000 menjadiRp4.399.000
Namun, lompat ke September 2025, lanskap telah berubah total. Nama iQOO tidak lagi hanya bergema di forum-forum khusus; ia terpampang di etalase-etalase, diiklankan untuk semua kalangan, dari pelajar dengan anggaran terbatas hingga para profesional yang menuntut performa puncak. Ini bukanlah kebetulan. Tapi, hasil strategi terkalkulasi untuk mengguncang pemain lama.
Kini, sebagai puncak dari manuvernya, iQOO menggelar pesta diskon besar-besaran "9.9 Super Sale".
Resep Sukses Sang Penantang
Bagaimana iQOO bertransformasi dari pemain niche menjadi penantang serius hanya dalam beberapa tahun? Jawabannya terletak pada beberapa pilar strategi:DNA Kecepatan: Sejak awal, mereka konsisten menjadi merek pertama di Indonesia yang meluncurkan ponsel dengan chipset Snapdragon generasi teranyar, mulai iQOO 11, iQOO 12, hingga iQOO 13 dengan Snapdragon 8 Elite.
Inovasi dan Gimik Cerdas: Tak hanya mengandalkan chipset, mereka berinovasi dengan Supercomputing Chip Q1 khusus untuk gaming dan tak ragu menggunakan gimik pemasaran efektif. Mereka dua kali memecahkan Rekor MURI: iQOO Z10 untuk ponsel dengan baterai terbesar (7.300mAh) dan iQOO Neo 10 sebagai sub-flagship pertama yang mampu menjalankan game pada 144 FPS.
Demokratisasi Fitur Flagship: Inilah jurus paling mematikan mereka. iQOO secara agresif "menurunkan" fitur-fitur mewah ke segmen harga yang lebih terjangkau. Contohnya adalah iQOO Z10 Lite yang baru rilis Agustus lalu. Di rentang harga Rp2 jutaan, ponsel ini menawarkan layar AMOLED, ketahanan air dan debu IP68 & IP69, baterai raksasa 6.000mAh dengan Bypass Charging, serta fitur AI canggih seperti AI Erase 2.0.
Dukungan Sang Raksasa: Kartu truf terbesar iQOO adalah hubungannya dengan vivo. Dengan memanfaatkan infrastruktur produksi, distribusi, dan jaringan pusat servis vivo yang sudah mapan di seluruh Indonesia, iQOO bisa bergerak dengan lincah tanpa harus membangun segalanya dari nol. Ini adalah harga terbaru perangkat mereka:
iQOO Z10 Lite (Diskon hingga Rp200.000)
8GB + 128GB: Dari Rp2.499.000 menjadi Rp2.299.0008GB + 256GB: Dari Rp2.699.000 menjadi Rp2.499.000
iQOO Neo 10 (Diskon hingga Rp500.000)
8GB + 256GB: Dari Rp5.999.000 menjadi Rp5.499.00012GB + 256GB: Dari Rp6.499.000 menjadi Rp5.999.000
16GB + 512GB: Dari Rp7.499.000 menjadi Rp7.099.000
iQOO Z10 (Diskon hingga Rp300.000)
8GB + 128GB: Dari Rp3.699.000 menjadi Rp3.399.0008GB + 256GB: Dari Rp3.999.000 menjadi Rp3.699.000
12GB + 256GB: Dari Rp4.299.000 menjadi Rp3.999.000
16GB + 512GB: Dari Rp4.699.000 menjadiRp4.399.000
(dan)
Lihat Juga :