Dari Dapur Restoran ke Puncak Dunia: Kisah Jensen Huang, Eks Tukang Cuci Piring yang Kini Jadi Raja AI Bernilai Rp1.825 Triliun
Rabu, 03 September 2025 - 07:07 WIB
loading...
Jensen Huang menjadi salah satu orang terkaya di dunia lewat perusahaan Nvidia. Foto: Reuters
A
A
A
SAN FRANSISCO - Di balik jaket kulit hitam ikoniknya, berdiri seorang pria yang seorang diri berhasil mengubah arah dunia teknologi.
Namanya Jensen Huang, sang maestro di balik Nvidia, perusahaan yang kini menjadi jantung dari revolusi kecerdasan buatan (AI) global.
Hari ini, ia adalah orang terkaya ke-16 di planet ini dengan kekayaan bersih mencapai USD117 miliar USD (sekitar Rp1.825 Triliun), dan perusahaannya baru saja mencetak sejarah sebagai perusahaan publik paling berharga di dunia dengan nilai menembus USD3,92 triliun USD (lebih dari Rp61.150 Triliun).
Namun, jauh sebelum ia menjadi raja di Wall Street, Jensen Huang adalah seorang anak imigran yang berjuang hidup di Amerika, dengan pekerjaan pertamanya sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran.
Ini adalah kisah epik tentang bagaimana kerja keras, ketekunan, dan sebuah visi yang gila mampu membawa seseorang dari dasar paling bawah ke puncak tertinggi dunia.
Namanya Jensen Huang, sang maestro di balik Nvidia, perusahaan yang kini menjadi jantung dari revolusi kecerdasan buatan (AI) global.
Hari ini, ia adalah orang terkaya ke-16 di planet ini dengan kekayaan bersih mencapai USD117 miliar USD (sekitar Rp1.825 Triliun), dan perusahaannya baru saja mencetak sejarah sebagai perusahaan publik paling berharga di dunia dengan nilai menembus USD3,92 triliun USD (lebih dari Rp61.150 Triliun).
Namun, jauh sebelum ia menjadi raja di Wall Street, Jensen Huang adalah seorang anak imigran yang berjuang hidup di Amerika, dengan pekerjaan pertamanya sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran.
Ini adalah kisah epik tentang bagaimana kerja keras, ketekunan, dan sebuah visi yang gila mampu membawa seseorang dari dasar paling bawah ke puncak tertinggi dunia.
Lihat Juga :