Spotify Buka Kembali Fitur DM, Ajang Berbagi Lagu atau Sarang Masalah Baru?

Rabu, 27 Agustus 2025 - 08:06 WIB
loading...
Spotify Buka Kembali...
Spotify membuka kembali fitur pesan pribadi dimana sesama pengguna bisa saling berkomunikasi. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Spotify, raksasa streaming audio yang selama ini menjadi surga bagi para penikmat musik, baru saja mengambil sebuah langkah berisiko.

Mereka secara resmi mengumumkan akan meluncurkan kembali fitur pesan langsung atau Direct Message (DM), eksperimen lama yang pernah gagal total dan dimatikan pada 2017 karena sepi peminat.

Langkah ini sontak memicu perdebatan. Di satu sisi, ini adalah janji kemudahan berbagi lagu tanpa harus keluar dari aplikasi.

Namun di sisi lain, langkah tersebut juga jadi pertaruhan besar yang berpotensi mengubah Spotify dari sebuah platform musik yang fokus menjadi sebuah media sosial baru yang bising, lengkap dengan segala masalahnya.

Pertaruhan Kedua di Atas Puing Kegagalan

Bagi pengguna lama, fitur ini terasa seperti deja vu. Spotify pernah memiliki fitur serupa, namun terpaksa menghapusnya karena dianggap tidak relevan dan sepi pengguna. Lantas, mengapa mereka mencoba lagi?

Jawabannya terletak pada skala. Dengan basis pengguna yang kini meledak hingga 696 juta pendengar aktif bulanan, Spotify bertaruh bahwa kali ini, ceritanya akan berbeda.

Mereka berharap, dengan jumlah pengguna masif, fitur DM akan menjadi "lem" yang merekatkan pengguna di dalam ekosistem mereka, menahan laju persaingan dari Apple Music dan YouTube Music dalam perlombaan menuju target ambisius 1 miliar pengguna.

Dampak Nyata Bagi Pengguna: Perang di Dalam Aplikasi Anda

Apa arti semua ini bagi Anda sebagai pengguna? Secara teori, ini adalah tentang kemudahan. Anda bisa mengirim lagu, podcast, atau audiobook langsung ke teman tanpa perlu menyalin tautan ke WhatsApp atau Instagram. Semua riwayat rekomendasi musik Anda tersimpan rapi di satu tempat.

Namun, ini juga tentang perang merebut perhatian pengguna. Langkah ini bukanlah untuk memecahkan masalah yang Anda miliki, melainkan untuk memecahkan masalah yang dimiliki Spotify.

Tujuannya adalah untuk menghentikan Anda meninggalkan aplikasi mereka, bahkan untuk sekadar berbagi lagu. Spotify tidak lagi ingin menjadi sekadar pemutar musik; mereka ingin menjadi tempat Anda hang out.

Sisi Gelap DM: Privasi, Pelecehan, dan Notifikasi Tak Berujung

Di sinilah "Kotak Pandora" itu terbuka. Dengan hadirnya fitur DM, pintu bagi masalah-masalah baru pun ikut terbuka lebar. Apa saja?

1. Pesan Tak Diinginkan: Meskipun Spotify menyediakan fitur untuk menolak permintaan pesan dan memblokir pengguna, potensi pelecehan dan spam tetap menjadi ancaman nyata.

2. Privasi yang Abu-abu: Spotify menyatakan pesan akan dilindungi "enkripsi standar industri" dan akan "secara proaktif memindai konten berbahaya". Namun, kedua frasa ini sangat ambigu. Seberapa aman sebenarnya percakapan Anda, dan seberapa jauh "pemindaian proaktif" ini akan mengintip isi pesan Anda?

3. Kebisingan Baru: Bagi banyak orang, keindahan Spotify adalah kesederhanaannya. Penambahan fitur DM berisiko mengubahnya menjadi satu lagi aplikasi yang penuh dengan notifikasi, permintaan pertemanan, dan kebisingan sosial yang justru ingin kita hindari saat mendengarkan musik.

Langkah Spotify ini adalah cara klasik dari platform teknologi yang merasa harus terus 'tumbuh' dengan cara meniru fitur media sosial.

Spotify berisiko mengasingkan basis pengguna inti mereka yang datang untuk musik, bukan untuk notifikasi pesan lainnya.

Pertanyaannya, apakah pengguna benar-benar butuh satu lagi 'inbox' untuk diperiksa, atau mereka hanya ingin mendengarkan lagu dengan tenang?

Pada akhirnya, kembalinya fitur DM di Spotify adalah eksperimen besar. Bagi pengguna, ini bisa menjadi tambahan kecil yang menyenangkan, atau bisa menjadi awal dari transformasi Spotify menjadi sesuatu yang tidak lagi mereka kenali. Satu hal yang pasti, aplikasi musik Anda tidak akan pernahsamalagi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman di Balik Playlist...
Ancaman di Balik Playlist Spotify Restoran Anda: Putar Lagu Tanpa Izin, Denda Jutaan Rupiah Mengintai
Gila! Warganet Habiskan...
Gila! Warganet Habiskan Rp14 Juta/Tahun untuk Langganan Online!
Cara Download Lagu di...
Cara Download Lagu di Spotify untuk Diputar secara Offline, Ternyata Mudah!
Rahasia Dibalik Hits:...
Rahasia Dibalik Hits: Faktor Penentu Kesuksesan Lagu di Era Streaming
Cara Menampilkan Lirik...
Cara Menampilkan Lirik di Spotify Desktop dan Web, Bisa Resapi Lagu Lebih Dalam
Fitur Baru Spotify Wrapped...
Fitur Baru Spotify Wrapped 2023 Rangkum Lagu Favorit dalam Setahun
Spotify Wrapped Live...
Spotify Wrapped Live Indonesia 2025 Mengungkap Jiwa Emosional Pendengar Tanah Air
Mahalini Comeback, Guncang...
Mahalini Comeback, Guncang Panggung Spotify Wrapped 2025
Hearts 2 Hearts Guncang...
Hearts 2 Hearts Guncang Panggung Spotify Wrapped 2025, Penonton Histeris
Rekomendasi
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Berita Terkini
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Infografis
Tesla Mengumumkan Batal...
Tesla Mengumumkan Batal Buka Pabrik Baru di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved