AS Tangguhkan Lisensi Vaksin Chikungunya Ixchiq Akibat Efek Samping Serius

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:23 WIB
loading...
AS Tangguhkan Lisensi...
Nyamuk pembawa virus Chikungunya. FOTO/ ABC News
A A A
NEW YORK - Otoritas kesehatan AS telah menangguhkan lisensi vaksin Ixchiq yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Prancis, Valneva, setelah menerima laporan beberapa efek samping serius.



Ixchiq adalah salah satu vaksin yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk mengobati virus chikungunya.

Valneva telah disetujui oleh FDA pada tahun 2023, tetapi laporan efek samping, terutama pada pasien lanjut usia, mendorong peninjauan lebih lanjut, termasuk oleh Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) tahun ini.

Valneva mengatakan penangguhan lisensi tersebut berlaku segera setelah FDA menerima empat laporan tambahan tentang efek samping serius, tiga di antaranya melibatkan pasien berusia 70 hingga 82 tahun.

Para pakar kesehatan masyarakat telah memperingatkan bahwa chikungunya dapat menjadi ancaman pandemi di masa depan karena perubahan iklim mendorong penyebaran vektor nyamuk ke wilayah-wilayah baru.

Gejala chikungunya mirip dengan demam berdarah dan virus Zika, termasuk demam tinggi dan nyeri sendi yang parah dan berkepanjangan, meskipun jarang berakibat fatal.

Namun, bayi dan lansia berisiko lebih tinggi meninggal.

Sejauh ini tahun ini, Eropa telah mencatat 27 kasus chikungunya, jumlah tertinggi yang pernah tercatat di benua itu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC)
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
Cegah Penularan Virus...
Cegah Penularan Virus Hanta, WHO Sarankan Isolasi selama 6 Minggu
Virus Hanta Ngamuk!...
Virus Hanta Ngamuk! AS Selidiki 120 Lebih Laboratorium Biologi
Vaksin Hantavirus Ternyata...
Vaksin Hantavirus Ternyata Dibuat Moderna Sejak Tahun 2023
Hubungan Virus Hanta...
Hubungan Virus Hanta dan Warisan Ilmuwan Korsel Terungkap
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Rekomendasi
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved