DeepSeek R2 Batal Diluncurkan Akibat Masalah Chip Huawei

Minggu, 17 Agustus 2025 - 07:47 WIB
loading...
DeepSeek R2 Batal Diluncurkan...
DeepSeek R2 Batal Diluncurkan . FOTO/ DAILY
A A A
BEIJING - Model DeepSeek R1 diluncurkan pada bulan Januari tahun ini dan memulai paradigma dalam pelatihan model kecerdasan buatan (AI).

DeepSeek R1 berhasil melatih model AI dengan biaya rendah menggunakan chip berdaya rendah, yang menyebabkan gangguan pasar, termasuk saham NVIDIA.

Peluncuran DeepSeek R2 tertunda karena masalah teknis pada chip Huawei Ascend, yang memaksa penggunaan chip NVIDIA untuk pelatihan dan Ascend hanya untuk inferensi.

Ketegangan geopolitik antara Tiongkok dan AS telah mendorong pengembangan chip AI lokal seperti Huawei CloudMatrix 384, meskipun chip tersebut masih membutuhkan daya yang lebih besar dan belum setara dengan chip NVIDIA dalam hal stabilitas dan dukungan perangkat lunak.

DeepSeek R1 disebut-sebut memiliki biaya pelatihan yang lebih murah dan menggunakan chip berdaya rendah, yang menyebabkan saham perusahaan seperti NVIDIA terdampak pada saat itu.

Dengan kesuksesan R1, banyak yang menantikan model berikutnya, DeepSeek R2, yang diperkirakan akan diluncurkan pada bulan Mei.

Bulan Mei telah berlalu, tetapi R2 masih belum diluncurkan hingga hari ini.

Dalam laporan Financial Times hari ini, masalah pada chip Huawei Ascend diyakini menjadi alasan penundaan model AI ini.

Chip Huawei Ascend telah menimbulkan beberapa masalah, memaksa DeepSeek untuk menggunakan chip NVIDIA untuk tujuan pelatihan dan Ascend hanya untuk tugas inferensi.

Para pelaku industri di China mengatakan chip buatan China masih tertinggal dari chip NVIDIA dalam hal stabilitas, perangkat lunak, dan konektivitas.

Pada bulan April, Huawei meluncurkan CloudMatrix 384 sebagai pesaing sistem NVIDIA GB200 NVL72 dengan performa yang konon lebih tinggi tetapi membutuhkan daya yang lebih besar.

Huawei mengembangkan chip AI-nya sendiri bukan hanya karena hambatan teknologi AS, tetapi juga untuk memungkinkan Tiongkok mandiri dengan teknologi buatan dalam negeri.

Hubungan yang tegang antara Tiongkok dan AS telah mendorong pemerintah untuk menyarankan perusahaan-perusahaan lokal agar tidak menggunakan chip kecerdasan buatan (AI) NVIDIA H20, terutama untuk proyek-proyek yang berkaitan dengan pemerintah
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved