Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Minggu, 06 Juli 2025 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Fenomena langit menarik lainnya adalah Merkurius mencapai elongasi timur terbesar dari tiga kali yang terjadi pada 2025. Fenomena ini terjadi pada 4 Juli pukul 12:39 siang waktu setempat, di mana jarak sudut antara Merkurius dan Matahari mencapai 25,9 derajat menjadikannya tampak cukup jauh dari cahaya matahari untuk bisa dilihat dengan mata telanjang setelah matahari terbenam.
Saat itu, Merkurius akan terlihat di langit barat dengan kecerahan sebesar 0,5 magnitudo, tampak seperti permata yang berkilauan di langit senja.
Biasanya Merkurius sulit diamati karena selalu dekat dengan Matahari, tetapi kali ini sudutnya cukup jauh untuk mengurangi gangguan cahaya matahari menjadikan ini salah satu momen terbaik sepanjang 2025 untuk mengamati elongasi timur. Selain itu, Merkurius juga akan berada dekat dengan gugus bintang Beehive (M44) di rasi bintang Cancer.
Taipei Astronomical Museum menambahkan bahwa meskipun ketiga fenomena langit ini tidak saling berkaitan secara langsung, kebetulan terjadi dalam waktu yang berdekatan menjadikannya tema istimewa bagi para pengamat langit dan penggemar astrofotografi.
Saat itu, Merkurius akan terlihat di langit barat dengan kecerahan sebesar 0,5 magnitudo, tampak seperti permata yang berkilauan di langit senja.
Biasanya Merkurius sulit diamati karena selalu dekat dengan Matahari, tetapi kali ini sudutnya cukup jauh untuk mengurangi gangguan cahaya matahari menjadikan ini salah satu momen terbaik sepanjang 2025 untuk mengamati elongasi timur. Selain itu, Merkurius juga akan berada dekat dengan gugus bintang Beehive (M44) di rasi bintang Cancer.
Taipei Astronomical Museum menambahkan bahwa meskipun ketiga fenomena langit ini tidak saling berkaitan secara langsung, kebetulan terjadi dalam waktu yang berdekatan menjadikannya tema istimewa bagi para pengamat langit dan penggemar astrofotografi.
(wbs)
Lihat Juga :