Tutup Studio The Initiative, Microsoft Batal Hadirkan Game Xbox

Jum'at, 04 Juli 2025 - 09:37 WIB
loading...
Tutup Studio The Initiative,...
Microsoft Batal Hadirkan Game Xbox. FOTO/ CNET
A A A
TEXAS - Microsoft akan memberhentikan 9.000 karyawan lagi, termasuk 6.000 dari tim pengembangan perangkat lunak dan staf di bawah Xbox.

BACA JUGA - Microsoft Resmi Hadirkan Copilot di Microsoft 365 Personal dan Family

Beberapa game seperti Perfect Dark, Everwild, dan Blackbird dibatalkan, begitu pula dengan ditutupnya studio The Initiative, yang menunjukkan dampak besar pada divisi video game.

Langkah ini diambil setelah Microsoft gagal bersaing dengan PlayStation dalam perang konsol, meskipun meningkatkan laba dan mempertahankan nilai pasar yang tinggi.

Ini setara dengan sekitar 4% dari tenaga kerja global mereka. Dari jumlah ini, 6.000 adalah karyawan yang terlibat dalam pengembangan perangkat lunak.

Segera setelah berita ini dilaporkan oleh CNBC, diumumkan bahwa game Xbox seperti Perfect Dark dan Everwild dibatalkan.

Perfect Dark sangat dinantikan oleh penggemar video game karena merupakan kelanjutan dari game asli yang diluncurkan pada tahun 2000.

Diumumkan lima tahun lalu dan sekarang studio The Initiative yang mengembangkannya telah ditutup.

Pembatalan Everwild juga mengejutkan karena sempat menjalani proses pengembangan selama beberapa tahun di Rare, studio yang cukup ternama. MMORPG Blackbird dari developer Elder Scrolls Online juga dibatalkan.

King yang menerbitkan Candy Crush juga memberhentikan 200 karyawannya.
Semua PHK dan pembatalan game di bawah bendera Xbox ini terjadi setelah Microsoft menyerah pada PlayStation dalam perang konsol generasi saat ini.

Game eksklusif Sea of Thieves, Forza, dan Gears of Wars kini tersedia di PlayStation.
Proyek konsol mobile Xbox juga dibatalkan, digantikan oleh ROG Xbox Ally yang bekerja sama dengan ASUS.

Microsoft masih menjadi perusahaan dengan nilai pasar tertinggi kedua di dunia setelah NVIDIA.
Keuntungan memang meningkat tahun lalu, tetapi seperti yang sering terjadi, perusahaan yang melaporkan keuntungan tidak menjamin bahwa staf tidak akan diberhentikan secara massal.

MENLO PARK -Microsoft akan memberhentikan 9.000 karyawan lagi, termasuk 6.000 dari tim pengembangan perangkat lunak dan staf di bawah Xbox.

Beberapa game seperti Perfect Dark, Everwild, dan Blackbird dibatalkan, begitu pula dengan ditutupnya studio The Initiative, yang menunjukkan dampak besar pada divisi video game.

Langkah ini diambil setelah Microsoft gagal bersaing dengan PlayStation dalam perang konsol, meskipun meningkatkan laba dan mempertahankan nilai pasar yang tinggi.

Ini setara dengan sekitar 4% dari tenaga kerja global mereka. Dari jumlah ini, 6.000 adalah karyawan yang terlibat dalam pengembangan perangkat lunak.

Segera setelah berita ini dilaporkan oleh CNBC, diumumkan bahwa game Xbox seperti Perfect Dark dan Everwild dibatalkan.

Perfect Dark sangat dinantikan oleh penggemar video game karena merupakan kelanjutan dari game asli yang diluncurkan pada tahun 2000.

Diumumkan lima tahun lalu dan sekarang studio The Initiative yang mengembangkannya telah ditutup.

Pembatalan Everwild juga mengejutkan karena sempat menjalani proses pengembangan selama beberapa tahun di Rare, studio yang cukup ternama. MMORPG Blackbird dari developer Elder Scrolls Online juga dibatalkan.

King yang menerbitkan Candy Crush juga memberhentikan 200 karyawannya.
Semua PHK dan pembatalan game di bawah bendera Xbox ini terjadi setelah Microsoft menyerah pada PlayStation dalam perang konsol generasi saat ini.

Game eksklusif Sea of Thieves, Forza, dan Gears of Wars kini tersedia di PlayStation.
Proyek konsol mobile Xbox juga dibatalkan, digantikan oleh ROG Xbox Ally yang bekerja sama dengan ASUS.

Microsoft masih menjadi perusahaan dengan nilai pasar tertinggi kedua di dunia setelah NVIDIA.
Keuntungan memang meningkat tahun lalu, tetapi seperti yang sering terjadi, perusahaan yang melaporkan keuntungan tidak menjamin bahwa staf tidak akan diberhentikan secara massal.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Microsoft Menjajaki...
Microsoft Menjajaki Integrasi Fitur Mirip OpenClaw ke dalam 365 Copilot
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Daftar Prestasi Alwi...
Daftar Prestasi Alwi Farhan The Next Taufik Hidayat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved