Siapkan Markas AI, Mark Zuckerberg Kenalkan Meta Superintelligence

Kamis, 03 Juli 2025 - 07:03 WIB
loading...
Siapkan Markas AI, Mark...
Mark Zuckerberg Kenalkan Meta Superintelligence. FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - Mark Zuckerberg mengumumkan tim Meta 'Superintelligence' baru yang akan dipimpin oleh beberapa karyawan barunya yang terkenal, termasuk mantan CEO Scale AI Alexandr Wang yang telah diberi label "ahli AI".

BACA JUGA - Metaverse Bisa Bikin Mark Zuckerberg Terjungkal

Bloomberg melaporkan Zuckerberg mengumumkan unit baru bernama MSL (Meta Superintelligence Labs) pada hari Senin (30 Juni). Laporan lebih lanjut dari CNBC mengatakan unit tersebut akan menjadi rumah bagi model Llama Meta dan proyek penelitian AI.

Wang dipekerjakan pada awal Juni sebagai kepala AI baru Meta bersama beberapa rekannya sebagai bagian dari investasi besar sebesar USD14 miliar dari Zuckerberg ke Scale AI.

Scale AI menyediakan data pelatihan berkualitas tinggi yang diberi label akurat untuk layanan AI seperti Google, Microsoft, dan OpenAI dengan Meta sekarang memiliki 49 persen saham di dalamnya.

Sejak kesepakatan itu, perusahaan-perusahaan ini mulai mencari alternatif karena saham Meta berarti ia memiliki akses ke semua data yang membuat model AI yang digunakan perusahaan-perusahaan ini berjalan lancar.

Zuckerberg merekrut Wang untuk memimpin tim Meta barunya sementara Wang tetap berada di jajaran direksi Scale AI. Para komentator daring mengklaim bahwa hal ini dapat "menyelamatkan Meta" setelah mengalami kesulitan dengan model AI-nya sendiri.

Wang mendirikan Scale AI, sebuah perusahaan rintisan, pada tahun 2016 dan pada tahun 2022, ia menjadi miliarder termuda sepanjang masa yang merintis usahanya sendiri.

Berasal dari New Mexico tetapi sekarang tinggal di San Francisco, pada usia 17 tahun, ia mendapatkan pekerjaan teknik penuh waktu pertamanya di Silicon Valley dengan fintech Addepar dan kemudian Quora, menurut Forbes .

Pada usia 19, Wang keluar dari studi pembelajaran mesin di MIT untuk menghadiri akselerator Y Combinator dan meluncurkan Scale.

Berbicara kepada TIME awal tahun ini, ia berbicara tentang pendekatan Scale dalam industri tersebut, dengan mengatakan: "Jika Anda melihat lebih jauh, kemajuan AI pada dasarnya bergantung pada tiga pilar: data, komputasi, dan algoritma. Menjadi sangat jelas bahwa data merupakan salah satu hambatan utama dalam industri ini. Komputasi dan algoritma juga mengalami hambatan, tetapi data juga ada di sana bersama mereka.

"Saya pikir sebelum Scale, tidak ada perusahaan yang memperlakukan data sebagai masalah utama sebagaimana adanya. Dengan Scale, salah satu hal yang benar-benar kami lakukan adalah memperlakukan data dengan rasa hormat yang layak. Kami benar-benar berusaha memahami, "Bagaimana kami memecahkan masalah ini dengan cara yang benar? Bagaimana kami memecahkannya dengan cara yang paling maju secara teknologi?""
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved