Kecerdasan Buatan OpenAI Berpontensi Bisa Membuat Senjata Biologis
Jum'at, 20 Juni 2025 - 07:44 WIB
loading...
OpenAI. FOTO/ THE VERGE
A
A
A
LONDON - OpenAI melaporkan bahwa model AI barunya berpotensi digunakan untuk membuat senjata biologis jika disalahgunakan, meskipun tujuan awalnya adalah untuk membantu penelitian ilmiah dan pengembangan obat.
BACA JUGA - Soal Senjata Biologis, Dubes Ukraina: Rusia Bohong!
Untuk mengurangi risiko, model tersebut dilengkapi dengan fitur keamanan seperti penolakan permintaan berbahaya, sistem deteksi aktivitas mencurigakan, dan pemblokiran akun bagi pengguna yang melanggar aturan.
OpenAI juga menguji teknik untuk mencegah sistem keamanan ditembus dan melindungi model tersebut agar tidak dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Teflon membuat makanan tidak lengket pada permukaan berkualitas dan membuat tas kedap air, tetapi PFAS yang dihasilkannya kini mencemari tubuh semua manusia di bumi.
Kecerdasan buatan (AI) telah membantu meringankan beban kantor tetapi kini menyebabkan ribuan orang diberhentikan dan siswa menyontek di sekolah.
OpenAI hari ini menerbitkan laporan bahwa model AI barunya berpotensi menciptakan senjata biologis.
Model baru ini awalnya dikembangkan untuk membantu para ilmuwan menguji obat baru dan membuat penemuan baru. Namun, hal itu juga dapat digunakan untuk meminta AI membuat senjata biologis jika digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Menyadari potensi risiko ini, OpenAI mengatakan model AI-nya untuk tujuan biologis kini tengah dikembangkan dengan beberapa fitur keamanan.
Di antara hal yang dilakukannya adalah melatih model untuk menolak permintaan yang berbahaya.
Ia juga memiliki sistem deteksi bawaan yang melacak aktivitas yang mungkin terkait dengan produksi senjata biologis. Jika aktivitas tersebut terdeteksi, akun pengguna akan diblokir.
OpenAI juga mengatakan bahwa mereka tengah menguji berbagai teknik yang dapat digunakan untuk menerobos sistem keamanan.
Selain itu, sistem keamanan juga digunakan untuk mencegah model AI ini dicuri oleh pihak tertentu.
BACA JUGA - Soal Senjata Biologis, Dubes Ukraina: Rusia Bohong!
Untuk mengurangi risiko, model tersebut dilengkapi dengan fitur keamanan seperti penolakan permintaan berbahaya, sistem deteksi aktivitas mencurigakan, dan pemblokiran akun bagi pengguna yang melanggar aturan.
OpenAI juga menguji teknik untuk mencegah sistem keamanan ditembus dan melindungi model tersebut agar tidak dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Teflon membuat makanan tidak lengket pada permukaan berkualitas dan membuat tas kedap air, tetapi PFAS yang dihasilkannya kini mencemari tubuh semua manusia di bumi.
Kecerdasan buatan (AI) telah membantu meringankan beban kantor tetapi kini menyebabkan ribuan orang diberhentikan dan siswa menyontek di sekolah.
OpenAI hari ini menerbitkan laporan bahwa model AI barunya berpotensi menciptakan senjata biologis.
Model baru ini awalnya dikembangkan untuk membantu para ilmuwan menguji obat baru dan membuat penemuan baru. Namun, hal itu juga dapat digunakan untuk meminta AI membuat senjata biologis jika digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Menyadari potensi risiko ini, OpenAI mengatakan model AI-nya untuk tujuan biologis kini tengah dikembangkan dengan beberapa fitur keamanan.
Di antara hal yang dilakukannya adalah melatih model untuk menolak permintaan yang berbahaya.
Ia juga memiliki sistem deteksi bawaan yang melacak aktivitas yang mungkin terkait dengan produksi senjata biologis. Jika aktivitas tersebut terdeteksi, akun pengguna akan diblokir.
OpenAI juga mengatakan bahwa mereka tengah menguji berbagai teknik yang dapat digunakan untuk menerobos sistem keamanan.
Selain itu, sistem keamanan juga digunakan untuk mencegah model AI ini dicuri oleh pihak tertentu.
(wbs)
Lihat Juga :