Saat AI Ancam Generasi Muda, Telkomsel Turun Gunung Bekali 10.000 Pelajar

Rabu, 18 Juni 2025 - 16:24 WIB
loading...
Saat AI Ancam Generasi...
Telkomsel, baru saja menutup program CSR Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 9. Foto: Telkomsel
A A A
JAKARTA - Di tengah ledakan Kecerdasan Artifisial (AI) yang kini menjadi pedang bermata dua—menawarkan inovasi luar biasa sekaligus ancaman hoaks dan perundungan siber—sebuah inisiatif masif baru saja dirampungkan.

Telkomsel, baru saja menutup program CSR Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 9, sebuah "safari" literasi digital yang telah menjangkau lebih dari 10.000 pelajar dan guru di 26 provinsi.

Dengan tema "Nyalakan Ide, Bebaskan Kreativitas", program ini diposisikan sebagai "vaksin" digital bagi generasi muda. Namun, di balik niat mulia dan angka yang fantastis, sebuah pertanyaan kritis mengemuka: apakah ini adalah solusi nyata untuk membentengi generasi mendatang, atau sekadar sebuah aksi korporasi simbolis di tengah lautan disinformasi?

'Vaksin' Bernama BAIK
Saat AI Ancam Generasi Muda, Telkomsel Turun Gunung Bekali 10.000 Pelajar

Pemerintah sendiri mengakui bahwa AI adalah sebuah tantangan besar. Di satu sisi, ia membuka peluang kreativitas yang tak terbatas. Di sisi lain, ia bisa menjadi senjata yang berbahaya jika digunakan tanpa tanggung jawab.

"Kemkomdigi memandang AI dapat membuka peluang yang besar untuk mendorong kelahiran kreativitas dan inovasi di berbagai sektor," ujar Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid. Ia mengapresiasi langkah Telkomsel yang dinilai selaras dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital yang inovatif dan bertanggung jawab.

Menjawab tantangan ini, Telkomsel meracik sebuah kurikulum yang mereka sebut BAIK—Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif. Para pelajar tidak hanya diajari cara menggunakan AI, tetapi juga etika dan cara berpikir kritis dalam memanfaatkannya.

"Sebagai bentuk komitmen Telkomsel dalam memperkuat ekosistem digital nasional, kami membekali generasi muda Indonesia dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam penggunaan teknologi terkini, termasuk AI," kata Indrawan, Direktur Human Capital Management Telkomsel. "Kami berharap diperkenalkannya edukasi tentang AI sejak muda bisa mendukung terciptanya solusi nyata yang berdampak positif terhadap kemajuan Indonesia.”

Saat Anak SMA Menjawab Masalah Bangsa dengan AI

Namun, bukti paling sahih dari keberhasilan program ini mungkin tidak terletak pada jumlah pesertanya, melainkan pada karya-karya yang dilahirkan. Bootcamp IBFEST berhasil melahirkan inovasi-inovasi mengejutkan dari tangan para siswa SMA.

Bayangkan, Tim Amphere dari SMAN 1 Purwokerto menciptakan Temu Diri, sebuah solusi berbasis AI. Sementara itu, siswa SMAN 1 Gresik mengembangkan STROKE-NET, sebuah sistem diagnostik penyakit stroke berbasis machine learning yang menganalisis citra medis.

Bahkan, ada tim dari SMAN 2 Madiun yang membangun Veriscope, sebuah platform interaktif berbasis AI untuk menanggulangi hoaks dan cyberbullying.

Karya-karya ini adalah bukti nyata bahwa jika diberi kesempatan dan bimbingan yang tepat, generasi muda Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta solusi.

Setetes Air di Lautan atau Gelombang Perubahan?

Pada akhirnya, di tengah berbagai kritik tentang kesiapan digital bangsa, inisiatif yang menjangkau 10.000 pelajar ini adalah sebuah langkah konkret yang patut diapresiasi. Ini adalah sebuah investasi pada fondasi sumber daya manusia.

Tentu, 10.000 pelajar adalah angka yang kecil jika dibandingkan dengan jutaan anak muda lainnya yang setiap hari terpapar risiko di dunia maya.

Namun, program ini telah membuktikan satu hal: jika "vaksin" literasi digital ini bisa disebarkan secara lebih masif—melalui kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, swasta, dan masyarakat—maka kita tidak perlu terlalu takut pada masa depan. Karena generasi yang akan datang, ternyata, sudah siap untuk menjadisolusinya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved