Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS

Jum'at, 30 Mei 2025 - 23:25 WIB
loading...
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di AS. FOTO/ BBC
A A A
NEW YORK - Ilmuwan dari Universitas Stanford telah mendeteksi munculnya varian baru Covid-19 yang kini telah terdeteksi dalam sampel limbah di California, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan terjadinya wabah dalam waktu dekat.

BACA JUGA - Perbedaan Gejala Omicron dengan Varian Covid-19 Lainnya

Varian tersebut dikenal sebagai NB.1.8.1, yang merupakan subvarian dari varian utama yang pertama kali terdeteksi di Tiongkok bulan lalu, dan kini dilaporkan telah menyebar ke Eropa dan beberapa wilayah di Amerika Serikat.

Menurut pakar penyakit menular dan vaksinologi dari Universitas California, Berkeley, Dr. John Swartzberg, meskipun kasus Covid-19 sejauh ini tetap rendah sepanjang tahun 2025, situasinya dapat berubah menjelang musim gugur dan musim dingin mendatang.

“Kami telah mendeteksi keberadaan varian ini dalam limbah di California. Hal ini tidak mengherankan karena telah dilaporkan di Eropa dan beberapa negara bagian di AS,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa varian NB.1.8.1 tidak menunjukkan tingkat 'virulensi' yang lebih tinggi daripada varian sebelumnya, tetapi memiliki kemampuan untuk menginfeksi lebih cepat dan mudah.

“Varian ini tampaknya lebih mudah menempel pada reseptor sel manusia, yang berarti memiliki potensi untuk lebih menular. Ini bukan kabar baik,” katanya.

Profesor Epidemiologi UC Berkeley, Dr. Arthur Reingold memperingatkan kemungkinan peningkatan kasus saat negara tersebut memasuki musim dingin.

“Saat kita memasuki musim gugur dan musim dingin, kita mungkin melihat peningkatan kasus, lebih banyak infeksi, lebih banyak rawat inap, dan mungkin peningkatan kematian akibat varian ini,” jelasnya.

Dalam perkembangan terkait, keputusan terkini Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Robert F. Kennedy Jr., untuk mencoret vaksin Covid-19 dari jadwal imunisasi bagi ibu hamil dan anak-anak sehat telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pakar kesehatan.

“Kita tahu bahwa jika ibu hamil divaksinasi, antibodi yang dihasilkan akan ditransfer ke bayi dalam kandungan dan dapat melindungi bayi hingga enam bulan dari infeksi Covid-19. Namun, semua perlindungan ini kini hilang akibat keputusan ini,” kata Dr Swartzberg.

Dr Reingold juga menganjurkan agar masyarakat, termasuk keluarga dan teman-temannya, mendapatkan dosis penguat vaksin Covid-19 sebagai tindakan pencegahan.

“Saya sendiri akan mendapatkan suntikan vaksin penguat dan saya menghimbau orang-orang terdekat saya untuk melakukan hal yang sama,” ujarnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Iran Siapkan Kapal Selam...
Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir Penghancur Kapal Induk AS
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Rekomendasi
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Berita Terkini
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved