2 Lubang Hitam Terkuat Mau Tabrakan, Bahayakah untuk Warga Bumi?

Senin, 07 September 2020 - 19:44 WIB
loading...
A A A
Dari sifat-sifat gelombang gravitasi, seperti bagaimana mereka berubah nada, astrofisikawan dapat memperkirakan ukuran dan fitur lain dari objek yang memproduksinya saat mereka berputar satu sama lain. Ini telah merevolusi studi lubang hitam, memberikan bukti langsung untuk lusinan objek ini, mulai dari massa beberapa hingga sekitar 50 kali massa Matahari.

Massa ini konsisten dengan lubang hitam yang terbentuk dengan cara 'konvensional' -ketika bintang yang sangat besar kehabisan bahan bakar untuk terbakar dan runtuh karena beratnya sendiri. Tetapi teori konvensional mengatakan keruntuhan bintang seharusnya tidak menghasilkan lubang hitam antara 65 dan 120 massa Matahari.

Sebab menjelang akhir hidup mereka, bintang dalam kisaran ukuran tertentu menjadi sangat panas di pusatnya. Sehingga mereka mulai mengubah foton menjadi pasangan partikel dan antipartikel -sebuah fenomena yang disebut ketidakstabilan pasangan. Hal ini memicu peledakan inti oksigen yang meledak-ledak, yang merobek bintang hingga terpisah, menghancurkannya sepenuhnya.

Dalam penemuan terbaru mereka, detektor LIGO dan Virgo hanya merasakan empat riak terakhir yang dihasilkan oleh lubang hitam spiral, dengan frekuensi yang meningkat dari 30 menjadi 80 Hertz dalam sepersepuluh detik. Sementara lubang hitam yang relatif lebih kecil terus 'berkicau' hingga frekuensi yang lebih tinggi, lubang hitam yang sangat besar bergabung lebih awal, dan hampir tidak memasuki ujung bawah rentang frekuensi yang sensitif terhadap detektor.

Dalam hal ini, kedua benda tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar 85 dan 66 massa Matahari. “Ini cukup rapi dalam kisaran yang diharapkan kesenjangan massa pasangan-ketidakstabilan seharusnya,” kata Astrofisikawan LIGO Christopher Berry dari Universitas Northwestern di Evanston, Illinois.

Selma de Mink, seorang ahli astrofisika di Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, menempatkan batas ketidakstabilan pasangan kubang hitam bahkan lebih rendah. Mungkin pada 45 massa Matahari, yang akan mendorong benda ringan dari dua benda dengan kuat ke zona terlarang juga. "Bagi saya, kedua lubang hitam itu sangat besar dan tidak nyaman," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Berita Terkini
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved