2 Lubang Hitam Terkuat Mau Tabrakan, Bahayakah untuk Warga Bumi?

Senin, 07 September 2020 - 19:44 WIB
loading...
A A A
Lubang Hitam Nonkonvensional
Untuk menjelaskan pengamatan mereka, para peneliti LIGO mempertimbangkan berbagai kemungkinan, termasuk lubang hitam, telah ada sejak permulaan waktu. Selama beberapa dekade, para peneliti menduga lubang hitam 'primordial' seperti itu bisa terbentuk secara spontan dalam berbagai ukuran tak lama setelah Big Bang.

Skenario utama yang dipertimbangkan tim adalah lubang hitam menjadi begitu besar karena mereka sendiri adalah hasil dari penggabungan lubang hitam sebelumnya. Lubang hitam akibat keruntuhan bintang biasanya berkerumun di dalam gugus bintang yang padat, dan pada prinsipnya lubang hitam tersebut dapat mengalami penggabungan berulang.

Tetapi skenario ini bermasalah karena setelah penggabungan pertama, lubang hitam yang dihasilkan biasanya akan mendapat tendangan dari gelombang gravitasi dan mengeluarkan dirinya sendiri dari kluster. Hanya dalam kasus yang jarang, lubang hitam akan tetap berada di area di mana ia bisa mengalami penggabungan lagi.

Penggabungan berturut-turut akan lebih mungkin terjadi jika lubang hitam menghuni wilayah pusat galaksi yang padat, kata de Mink. Di mana gravitasi cukup kuat untuk mencegah benda-benda melesat keluar.

Tidak diketahui di galaksi mana penggabungan itu terjadi. Tapi kira-kira di wilayah langit yang sama, tim peneliti melihat quasar -pusat galaksi yang sangat terang yang ditenagai oleh lubang hitam supermasif- mengalami flare sekitar sebulan setelah GW1905213. Suar tersebut bisa jadi merupakan gelombang kejut dalam gas panas quasar yang dihasilkan oleh lubang hitam yang melengkung, meskipun banyak astronom berhati-hati untuk menerima bahwa kedua fenomena tersebut terkait.

Ini adalah kedua kalinya tahun ini kolaborasi LIGO-Virgo mengarungi kisaran massa 'terlarang'. Pada bulan Juni, mereka menggambarkan penggabungan yang melibatkan objek sekitar 2,6 kali massa Matahari -biasanya dianggap terlalu ringan untuk dijadikan lubang hitam, tetapi terlalu masif menjadi bintang neutron4. (Baca juga: Direktur PSG Lonardo: Kami Tidak Menginginkan Allegri Gantikan Tuchel )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Berita Terkini
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved