Studio Animasi Dragon Ball dan One Piece Gunakan AI ke dalam Produksi

Senin, 19 Mei 2025 - 21:18 WIB
loading...
Studio Animasi Dragon...
Dragon Ball dan One Piec. FOTO/ DAILY
A A A
TOKYO - Ada dua pandangan utama tentang penggunaan AI: perusahaan seperti Meta dan Microsoft melihatnya sebagai alat produktivitas, sementara Studio Ghibli melihatnya sebagai pencuri kreativitas.

BACA JUGA - Kecerdasan Buatan Google Mulai Bisa Digunakan

Toei Animation mengambil pendekatan yang seimbang dengan menggunakan AI untuk membantu proses animasi seperti storyboard, latar belakang, bingkai tween, dan koreksi warna tanpa menggantikan animator manusia.

Penggunaan AI dipandang sebagai solusi untuk beban kerja dan kendala biaya dalam industri animasi Jepang tanpa mengancam masa depan pekerja kreatif.

Perusahaan seperti Meta dan Microsoft melihatnya sebagai alat yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas.

Namun, Studio Ghibli melihat AI sebagai alat yang mencuri kreativitas dan berencana untuk menuntut mereka yang menggunakannya.

Toei Animation Company, studio yang memproduksi serial animasi Dragon Ball, One Piece, Slam Dunk, Digimon, Sailor Moon, dan lainnya, mengambil jalan tengah dengan menggunakan AI untuk membantu proses animasi.

Dalam laporan keuangan terbarunya, Toei Animation mengumumkan investasi di perusahaan AI Preferred Networks.

Teknologi AI akan digunakan untuk membuat storyboard, membuat gambar latar, membuat frame perantara antara dua frame yang telah diproduksi, serta menghasilkan spesifikasi warna dan mengubahnya jika terjadi kesalahan.

Langkah yang diambil Toei Animation ini mirip dengan Studio Agbo milik Russo bersaudara. Studio ini tidak akan menggantikan animator manusia, tetapi akan mengambil alih tugas-tugas yang termasuk dalam kategori sepele.

Industri animasi Jepang memiliki reputasi buruk karena membuat animator bekerja lembur tanpa upah lembur.

Karena kendala biaya, waktu, dan tenaga kerja, beberapa episode dalam sebuah serial biasanya mengalami penurunan kualitas yang tajam.

Dalam hal ini, penggunaan AI mungkin dapat menyelesaikan masalah ini tanpa mengancam masa depan animator.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Rekomendasi
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Berita Terkini
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Infografis
Arab Saudi Gunakan AI...
Arab Saudi Gunakan AI untuk Cetak Penghafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved