Terlalu Banyak Pekerjaan Secara Harfiah Bisa Mengubah Otak Anda

Jum'at, 16 Mei 2025 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Tim menganalisis pemindaian otak dan kebiasaan kerja 110 orang. Sebagian besar terdiri dari petugas kesehatan , 32 orang dalam penelitian ini mencatat jam kerja yang berlebihan setiap minggu (52 jam atau lebih), sementara 78 orang lainnya bekerja dengan jam kerja standar.

Dibandingkan dengan mereka yang memiliki minggu kerja reguler, pekerja yang bekerja lembur menunjukkan volume materi abu-abu yang lebih besar di area otak yang disebutkan di atas.

Misalnya, terdapat peningkatan 19 persen pada volume girus frontal tengah pada mereka yang bekerja berjam-jam – area otak yang terlibat dalam fungsi kognitif.

Jadi, apa arti dari lebih banyak materi abu-abu? Nah, ini rumit: bisa positif dan negatif. Para peneliti tidak menarik kesimpulan pasti tentang bagaimana kesehatan otak terpengaruh, tetapi ini adalah sesuatu yang menuntut penyelidikan lebih lanjut.

Tentu saja penelitian ini tidak berdiri sendiri. Banyak penelitian yang menghubungkan kerja berlebihan dengan kerusakan otak, yang menunjukkan bahwa perubahan struktural yang terungkap dalam penelitian terbaru ini lebih cenderung menjadi berita buruk daripada berita baik.

"Temuan ini menunjukkan bahwa jam kerja yang panjang dapat memicu perubahan neuroadaptif, yang berpotensi memengaruhi kesehatan kognitif dan emosional," tulis para peneliti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Menjaga Sendi Tetap...
Menjaga Sendi Tetap Sehat agar Nyaman Bergerak di Setiap Usia
Studi: 2 dari 5 Orang...
Studi: 2 dari 5 Orang Kardiovaskular Berisiko Serangan Jantung dan Stroke
Rekomendasi
Bukan Cuma Kinerja Keuangan,...
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
4 Alasan Ukraina Bisa...
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota yang Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved