Pesawat dari Barang Rongsok Bukti Inovasi Pakistan Tak Bisa Disepelekan
Senin, 12 Mei 2025 - 20:48 WIB
loading...
A
A
A
“Pesawat itu terbang antara dua dan dua setengah kaki di atas tanah,” katanya. “Pesawat itu terbang sekitar dua-tiga kilometer sebelum mendarat.”
Dia memilih Hari Pakistan, 23 Maret untuk hari besarnya. Polisi mengatakan ratusan orang berkerumun dekat pesawat mungilnya. Banyak di antara mereka menggenggam bendera nasional Pakistan.
Belum juga Fayyaz menyalakan mesinnya, polisi tiba dan menahannya serta menyita pesawatnya.
“Saya merasa saya sudah melakukan perbuatan terburuk di dunia, saya merasa seperti orang paling buruk di Pakistan,” katanya. “Saya ditahan bersama para kriminal.”
Ketika AFP mengunjungi kantor polisi setempat, para pejabat mengatakan dia ditangkap karena pesawatnya dianggap mengancam keselamatan.
Polisi Zafar Iqbal menjelaskan: “Pesawat dikembalikan sebagai tanda itikad baik. Bila dia sudah punya izin terbang, dia bebas untuk terbang.”
Nasib apes Fayyaz ternyata berbuah ketenaran di media sosial. Beberapa netizen memanggilnya “pahlawan” dan “inspirasi.”
Dia memilih Hari Pakistan, 23 Maret untuk hari besarnya. Polisi mengatakan ratusan orang berkerumun dekat pesawat mungilnya. Banyak di antara mereka menggenggam bendera nasional Pakistan.
Belum juga Fayyaz menyalakan mesinnya, polisi tiba dan menahannya serta menyita pesawatnya.
“Saya merasa saya sudah melakukan perbuatan terburuk di dunia, saya merasa seperti orang paling buruk di Pakistan,” katanya. “Saya ditahan bersama para kriminal.”
Ketika AFP mengunjungi kantor polisi setempat, para pejabat mengatakan dia ditangkap karena pesawatnya dianggap mengancam keselamatan.
Polisi Zafar Iqbal menjelaskan: “Pesawat dikembalikan sebagai tanda itikad baik. Bila dia sudah punya izin terbang, dia bebas untuk terbang.”
Nasib apes Fayyaz ternyata berbuah ketenaran di media sosial. Beberapa netizen memanggilnya “pahlawan” dan “inspirasi.”
(wbs)
Lihat Juga :