India Akan Blokir Aliran Air Danau yang Menuju Pakistan

Kamis, 08 Mei 2025 - 17:37 WIB
loading...
India Akan Blokir Aliran...
India Akan Blokir Aliran Air . FOTO/ DAILY
A A A
NEW DELHI - India akan memblokir aliran air dari India ke perbatasan internasional.

BACA JUGA - Perang Israel-Hamas Memanas, Kapal Perang AS Diserang

"Air India hanya untuk kepentingan rakyat negeri ini. Air ini akan dilestarikan untuk kepentingan India dan digunakan untuk kemajuan India," kata Perdana Menteri Narendra Modi kemarin.

Modi tidak merinci bagaimana India berencana menggunakan kelebihan air tersebut, tetapi para ahli mengatakan negara itu perlu membangun lebih banyak bendungan, waduk, dan danau untuk menyimpannya.

Semua infrastruktur itu akan memakan waktu lama untuk dibangun.

Meskipun tidak secara khusus menyebut Pakistan, komentar Modi muncul sekitar dua minggu setelah India menangguhkan perjanjian pembagian air selama 65 tahun dengan tetangganya.

Perjanjian Perairan Indus (IWT) 1960, yang mengatur pembagian air enam sungai di cekungan Indus antara India dan Pakistan, belum terpengaruh meskipun kedua negara pernah berperang sebelumnya.

Namun, hubungan antara India dan Pakistan memburuk tajam setelah serangan pemberontak terhadap wisatawan di wilayah Kashmir yang dikelola New Delhi bulan lalu.

India menuduh Pakistan mendukung terorisme lintas batas, tuduhan yang dibantah oleh Islamabad.

Penghentian sementara perjanjian air oleh Modi merupakan salah satu langkah yang diambilnya terhadap Pakistan menyusul serangan yang menewaskan 26 warga sipil.

Beberapa sungai yang mengalir dari India ke Pakistan menyediakan pasokan air penting bagi sekitar 80 persen pertanian di negara itu.

Para pemimpin Pakistan sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap upaya untuk menghentikan aliran air akan dianggap sebagai tindakan perang
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Rekomendasi
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved