Syukurlah, Vaksin Virus Corona Rusia Hasilkan Respons Imun di Uji Coba Awal

Senin, 07 September 2020 - 04:45 WIB
loading...
A A A
Total ada 18 relawan yang menerima satu formulasi, 18 relawan lainnya menerima dan 40 orang menerima keduanya. "Kedua formulasi vaksin itu aman dan ditoleransi dengan baik," tulis para peneliti di media setempat.

Efek samping yang paling umum adalah ringan. Di antaranya, nyeri di tempat suntikan, peningkatan suhu tubuh, sakit kepala, astenia (kelemahan fisik atau kekurangan energi), dan nyeri otot dan sendi. Efek ringan ini serupa dengan yang ditimbulkan oleh vaksin adenovirus lainnya dan tidak ada efek samping yang serius, klaim para peneliti.

Para partisipan sendiri dipantau selama 28 hari dan setelah 42 hari untuk partisipan fase 2. Lalu akan ditindaklanjuti hingga 180 hari, menurut penelitian tersebut.

Vaksin menghasilkan respons kekebalan pada semua peserta, mendorong sistem kekebalan untuk menghasilkan antibodi penawar (molekul yang dapat menempel pada virus dan memblokirnya dari menginfeksi sel) dan sel kekebalan lainnya, seperti sel T, melawan virus Corona.

Para peneliti mencatat dalam makalahnya bahwa tingkat antibodi penetral lebih rendah daripada yang dilaporkan untuk vaksin Universitas Oxford dan vaksin lain, seperti Moderna's based on messenger RNA (mRNA) technology. Tetapi tingkat antibodi penetral sebanding dengan jumlah antibodi penetral yang dikembangkan tubuh secara alami pada pasien yang sembuh dari COVID-19.

Mirip dengan penelitian sebelumnya, hasil ini "menggembirakan tapi kecil". Ini dikatakan oleh Naor Bar-Zeev, seorang profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg dan Dr Tom Inglesby, Direktur Pusat Keamanan Kesehatan di Sekolah Bloomberg dari Public Health, mengomentari data terbaru yang juga diterbitkan 4 September di The Lancet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved