Syukurlah, Vaksin Virus Corona Rusia Hasilkan Respons Imun di Uji Coba Awal

Senin, 07 September 2020 - 04:45 WIB
loading...
Syukurlah, Vaksin Virus...
Vaksin virus Corona yang dikembangkan di Rusia dilaporkan menghasilkan respons imun pada uji coba awal. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Kandidat vaksin virus Corona yang dikembangkan di Rusia memicu respons kekebalan. Data terbaru menyebutkan, vaksin tidak menyebabkan reaksi merugikan yang serius dalam uji coba awal. (Baca juga: Regulator China Ungkap Kapasitas Baterai Samsung Galaxy S21 dan S21 Plus )

Data ini dirilis beberapa pekan setelah Rusia mengumumkan mereka telah menyetujui vaksinnya untuk populasi umum -tapi sebenarnya hanya menyetujuinya untuk sekelompok kecil orang, lapor Live Science. Hal ini menuai kritik dari para ahli kesehatan masyarakat yang mengatakan tidak ada cukup data untuk membuktikan vaksin itu aman dan efektif.

Hasil awal dari uji klinis "Sputnik V" fase 1/fase 2 diterbitkan di jurnal The Lancet. Antara 18 Juni dan 3 Agustus, para peneliti mendaftarkan 76 peserta sehat berusia antara 18 dan 60 tahun untuk diberi kandidat vaksin, yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, di salah satu dari dua rumah sakit Rusia.

Para peneliti menguji dua bentuk vaksin yang berbeda, terbuat dari adenovirus yang dilemahkan yang dipersenjatai dengan gen yang mengkode protein lonjakan virus Corona -yang digunakan virus untuk menyerang sel manusia. Jenis vaksin ini disebut vaksin berbasis vektor karena menggunakan virus yang dilemahkan (vektor) untuk mengirimkan informasi genetik dari patogen ke tubuh untuk memacu respons kekebalan.

Beberapa kandidat vaksin lainnya, seperti yang dikembangkan oleh Johnson & Johnson, Universitas Oxford / AstraZeneca, dan CanSino Biologics juga dibuat dari adenovirus yang dilemahkan.

Percobaan tidak memasukkan kelompok kontrol, atau kelompok pembanding orang-orang yang menerima suntikan plasebo alih-alih vaksin aktif, batasan yang dicatat penulis dalam penelitian tersebut. Kelompok kontrol biasanya merupakan komponen kunci dari uji klinis untuk membantu memastikan bahwa efek yang terlihat semata-mata disebabkan oleh vaksin itu sendiri, dan bukan karena faktor luar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved