Harga iPhone Bisa Melonjak Tiga Kali Lipat hingga Rp56 Juta Jika Diproduksi di Amerika

Kamis, 10 April 2025 - 10:36 WIB
loading...
A A A
“Anda membangun (rantai pasokan) itu di AS dengan pabrik di Virginia Barat dan New Jersey. Harganya menjadi USD3.500 untuk iPhone,” katanya, merujuk pada pabrik fabrikasi, atau fasilitas manufaktur berteknologi tinggi tempat chip komputer yang mendukung perangkat elektronik biasanya dibuat.

Dan bahkan kemudian, Apple akan menghabiskan sekitar USD30 miliar dan waktu tiga tahun hanya untuk memindahkan 10% dari rantai pasokan mereka ke AS sebagai permulaan, Ives mengatakan.

Pembuatan dan perakitan suku cadang ponsel pintar beralih ke Asia beberapa dekade lalu, karena perusahaan-perusahaan Amerika sebagian besar berfokus pada pengembangan perangkat lunak dan desain produk, yang menghasilkan margin keuntungan yang jauh lebih tinggi.

Langkah itu telah membantu menjadikan Apple salah satu perusahaan paling berharga di dunia dan mengukuhkan dirinya sebagai pembuat ponsel pintar yang dominan.

Sejak pelantikan Trump pada akhir Januari, saham Apple telah kehilangan sekitar 25% nilainya karena kekhawatiran tentang dampak tarif pada rantai pasokannya yang luas, yang sangat bergantung pada China dan Taiwan. Sekitar 90% iPhone dirakit di China.

“Itulah mengapa saya pikir Anda melihat apa yang terjadi pada saham, karena tidak ada perusahaan yang lebih terjebak dalam masalah tarif ini dan berada tepat di pusat badai ini daripada Cupertino dan Apple,” katanya. "Ini adalah bencana ekonomi, tetapi terutama untuk industri teknologi."

Chip yang mendukung iPhone sebagian besar diproduksi di Taiwan, sementara panel layarnya dipasok oleh perusahaan-perusahaan Korea Selatan. Beberapa komponen lain dibuat di China, dan perakitan akhir sebagian besar berlangsung di negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Tiga Dampak Jika Kanada...
Tiga Dampak Jika Kanada Ingin Bergabung dengan Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved