Harga iPhone Bisa Melonjak Tiga Kali Lipat hingga Rp56 Juta Jika Diproduksi di Amerika
Kamis, 10 April 2025 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Februari, Apple mengumumkan akan menginvestasikan USD500 miliar di AS selama empat tahun ke depan sebagai bagian dari upayanya untuk memperluas produksi di luar China dan untuk menghindari tarif Trump pada negara tersebut.
Para analis teknologi setuju bahwa harga iPhone kemungkinan akan naik, bahkan jika rantai pasokan tetap di tempatnya. Rosenblatt Securities, sebuah bank investasi yang berbasis di New York, mengatakan iPhone bisa 43% lebih mahal, jika Apple membebankan seluruh biaya tarif yang lebih tinggi kepada konsumen, menurut catatan penelitian yang dikutip oleh Reuters.
Neil Shah, wakil presiden riset di Counterpoint Research, memperkirakan bahwa iPhone bisa berharga sekitar 30% lebih mahal, tetapi ini bisa tergantung pada di mana mereka dibuat.
Baca Juga: Donald Trump Yakin iPhone Bisa Dibuat di AS, Pengamat dan Apple Berkata Sebaliknya
Apple sebelumnya telah berusaha untuk mendiversifikasi basis produksinya dari China ke India dan Brasil dan dapat berupaya untuk mengalihkan produksi komponen-komponen utama ke negara-negara yang menghadapi hambatan tarif yang lebih rendah untuk menekan biaya ponsel mereka.
India menghadapi tarif 26%, sedangkan Brasil telah terkena tarif 10%. Meskipun tarif Trump di Brasil adalah yang terendah di antara pusat-pusat manufaktur iPhone utama, Brasil mungkin tidak menghasilkan kapasitas yang cukup untuk mengisi kesenjangan yang ditinggalkan oleh China, kata Shah.
Para analis teknologi setuju bahwa harga iPhone kemungkinan akan naik, bahkan jika rantai pasokan tetap di tempatnya. Rosenblatt Securities, sebuah bank investasi yang berbasis di New York, mengatakan iPhone bisa 43% lebih mahal, jika Apple membebankan seluruh biaya tarif yang lebih tinggi kepada konsumen, menurut catatan penelitian yang dikutip oleh Reuters.
Neil Shah, wakil presiden riset di Counterpoint Research, memperkirakan bahwa iPhone bisa berharga sekitar 30% lebih mahal, tetapi ini bisa tergantung pada di mana mereka dibuat.
Baca Juga: Donald Trump Yakin iPhone Bisa Dibuat di AS, Pengamat dan Apple Berkata Sebaliknya
Apple sebelumnya telah berusaha untuk mendiversifikasi basis produksinya dari China ke India dan Brasil dan dapat berupaya untuk mengalihkan produksi komponen-komponen utama ke negara-negara yang menghadapi hambatan tarif yang lebih rendah untuk menekan biaya ponsel mereka.
India menghadapi tarif 26%, sedangkan Brasil telah terkena tarif 10%. Meskipun tarif Trump di Brasil adalah yang terendah di antara pusat-pusat manufaktur iPhone utama, Brasil mungkin tidak menghasilkan kapasitas yang cukup untuk mengisi kesenjangan yang ditinggalkan oleh China, kata Shah.
(dan)
Lihat Juga :