Jakarta Stagnan dalam Indeks Kota Cerdas Dunia, Kalah dengan Kota Kecil Ho Chi Minh Vietnam
Rabu, 09 April 2025 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
1. Jakarta: Polusi udara, kemacetan lalu lintas, dan korupsi/transparansi menjadi tiga masalah utama yang mendesak untuk ditangani.
2. Medan: Warga Medan menjerit tentang keamanan, korupsi, dan kemacetan yang merajalela.
3. Makassar: Tingkat pengangguran yang tinggi, korupsi, dan kemacetan menjadi beban berat yang dipikul warga Makassar.
IMD mengukur keterjangkauan hunian dengan menanyakan apakah warga kesulitan menemukan hunian dengan biaya sewa tidak lebih dari 30% dari rata-rata gaji bulanan mereka. Hasilnya sangat memprihatinkan:
1. Jakarta: Kurang dari 20% warga yang menyatakan bahwa biaya hunian mereka di Jakarta berkisar 30% dari gaji bulanan.
2. Medan: Hanya 10% warga Medan yang mampu menemukan hunian dengan harga yang terjangkau.
Baca Juga: Denpasar Bali Didorong Jadi Kota Pintar Berbasis Budaya
“Di berbagai belahan dunia, kota-kota besar memang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dan menarik urbanisasi. Namun, keberhasilan ini sering diiringi pula dengan kenaikan biaya hidup yang signifikan," kata Arturo Bris, Direktur WCC. "Sehingga, kami melihat adanya jurang kesenjangan antara pertumbuhan gaji penduduk perkotaan dengan harga hunian sewa dan beli yang terus naik signifikan."
2. Medan: Warga Medan menjerit tentang keamanan, korupsi, dan kemacetan yang merajalela.
3. Makassar: Tingkat pengangguran yang tinggi, korupsi, dan kemacetan menjadi beban berat yang dipikul warga Makassar.
Krisis Perumahan: Mimpi yang Semakin Jauh dari Genggaman
Penelitian ini juga menyoroti krisis perumahan yang semakin akut di kota-kota besar dunia, termasuk di Indonesia. Harga hunian yang melambung tinggi telah menjadi isu global, tidak hanya memukul rumah tangga berpenghasilan rendah, tetapi juga kelas menengah.IMD mengukur keterjangkauan hunian dengan menanyakan apakah warga kesulitan menemukan hunian dengan biaya sewa tidak lebih dari 30% dari rata-rata gaji bulanan mereka. Hasilnya sangat memprihatinkan:
1. Jakarta: Kurang dari 20% warga yang menyatakan bahwa biaya hunian mereka di Jakarta berkisar 30% dari gaji bulanan.
2. Medan: Hanya 10% warga Medan yang mampu menemukan hunian dengan harga yang terjangkau.
Baca Juga: Denpasar Bali Didorong Jadi Kota Pintar Berbasis Budaya
“Di berbagai belahan dunia, kota-kota besar memang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dan menarik urbanisasi. Namun, keberhasilan ini sering diiringi pula dengan kenaikan biaya hidup yang signifikan," kata Arturo Bris, Direktur WCC. "Sehingga, kami melihat adanya jurang kesenjangan antara pertumbuhan gaji penduduk perkotaan dengan harga hunian sewa dan beli yang terus naik signifikan."
(dan)
Lihat Juga :