Racun di Danau Laguna Verde Diklaim seperti Air di Mars

Senin, 31 Maret 2025 - 15:49 WIB
loading...
A A A
Kami menggunakan pendaftaran Anda untuk menyediakan konten dengan cara yang telah Anda setujui dan meningkatkan pemahaman kami tentang Anda. Ini dapat mencakup iklan dari kami dan pihak ketiga berdasarkan pengetahuan kami tentang Anda. Info selengkapnya

Keracunan danau ini merupakan hasil dari proses geologi alami. Di bawah Licancabur, aktivitas gunung berapi telah menyebabkan endapan kaya mineral meresap ke dalam danau, menciptakan campuran mematikan dari arsenik, timbal, dan sulfur.

Bahkan burung-burung, yang sering terlihat mengarungi danau-danau Andes, menghindari perairan Laguna Verde.

Para peneliti telah meneliti lingkungan danau yang keras untuk mendapatkan pemahaman tentang bagaimana kehidupan dapat bertahan dalam kondisi serupa di tempat lain, seperti di Mars.

Iklim yang keras di wilayah tersebut, radiasi UV yang tinggi, dan komposisi kimia yang ekstrem memberikan wawasan yang sangat berharga bagi ahli astrobiologi yang mempelajari lingkungan luar angkasa.

Mungkin kita semua pernah melihat danau dengan air yang sangat jernih dan berwarna biru, tapi Laguna Verde berbeda. Airnya berwarna hijau cerah, yang sangat kontras dengan warna biru danau-danau lainnya. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan warna air ini begitu mencolok?

Pada dasarnya, warna hijau yang terlihat pada air danau ini disebabkan oleh beberapa faktor alam, terutama kandungan mineral yang ada di dalam air. Air di Laguna Verde memiliki banyak sekali mineral yang berasal dari aktivitas vulkanik di sekitar danau. Tetapi, ada satu mineral yang sangat berpengaruh pada warna air, yaitu tembaga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Maxi Araujo Selamatkan Uruguay dari Kejutan Arab Saudi
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved