Bayi Diberi Terapi Gen Baru demi Penelitian Inovatif

Kamis, 27 Maret 2025 - 06:03 WIB
loading...
A A A
Diharapkan bahwa pengobatan ini akan sebanding dengan hasil yang terlihat pada transplantasi hati di antara pasien yang kekurangan OTC – tetapi menggunakan pengobatan satu kali saja.

Tomas menerima perawatan itu musim panas lalu.

Mariana berkata: “Enam bulan kemudian dan dia tidak lagi membutuhkan steroid dan mengalami kemajuan yang baik – dia tidak lagi membutuhkan diet khusus dan obat-obatan pemulung.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan yang kami dapatkan dari para dokter dan perawat di GOSH. Kami pikir transplantasi hati akan menjadi satu-satunya pilihan bagi Tomas dan ini akan sulit,

"Kami sangat senang ia bisa menjalani terapi gen – ini luar biasa. Kami baru saja merayakan ulang tahun pertamanya."

Saya berharap Tomas akan terus melanjutkan perjalanan yang menggembirakan ini dan bayi-bayi lain yang mendaftar dalam penelitian ini akan memiliki pengalaman serupa

Peneliti utama studi ini, Julien Baruteau, konsultan kedokteran metabolik di GOSH dan rekan ilmuwan klinis di Institut Kesehatan Anak Great Ormond Street di University College London, mengatakan: “Kami senang melihat kemajuan Tomas sejak menjalani terapi gen.

“Dia tidak lagi memerlukan pengobatan standar berupa pemulung amonia dan mengonsumsi protein dalam jumlah yang sesuai dengan usia bayi seusianya.

“Standar perawatan untuk bayi dengan defisiensi OTC neonatal bergantung pada transplantasi hati pada masa bayi, suatu prosedur dengan risiko komplikasi yang signifikan.

“Saya berharap Tomas akan terus mengikuti lintasan yang menggembirakan ini dan bayi-bayi lain yang mendaftar dalam penelitian ini akan memiliki pengalaman serupa,''

"Sejauh pengetahuan kami, ini adalah pertama kalinya seorang bayi menerima terapi penyuntingan gen yang diarahkan ke hati. Teknologi baru ini dapat membuka jalan baru untuk mengobati bayi dengan penyakit genetik hati yang parah." tandas Julien.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Berita Terkini
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved