Bayi Diberi Terapi Gen Baru demi Penelitian Inovatif

Kamis, 27 Maret 2025 - 06:03 WIB
loading...
A A A
Gejala kondisi tersebut mulai terlihat segera setelah lahir, termasuk kelelahan ekstrem, tidak dapat makan, dan muntah.

Orangtua Tomas menyadari ada yang tidak beres saat ia baru berusia satu minggu.

Ibunya, Mariana, dari Ilford di London timur, yang berasal dari Ukraina, mengatakan: “Tomas menjadi tidak responsif di rumah dan tidak mau membuka matanya, yang benar-benar menakutkan.

“Kami memanggil ambulans, dan kami dibawa ke rumah sakit setempat.

“Saat kami pertama kali tiba, dokter tidak dapat menentukan apa yang salah dengan Tomas.

"Kami menghabiskan sepanjang hari di sana, dari pagi hingga sore, sementara mereka menduga ada infeksi tetapi tidak yakin. Kondisi Tomas semakin memburuk, dan sayangnya, rumah sakit tidak dapat membantu kami. Saat itulah kami dipindahkan dengan ambulans ke GOSH.

“Ketika kami tiba di GOSH, dalam waktu satu atau dua jam, mereka memberi tahu kami bahwa kadar amonia Tomas terlalu tinggi.”

Petugas medis di rumah sakit anak terkenal di dunia mendiagnosisnya dengan defisiensi OTC dan bertanya apakah dia ingin mendaftar dalam uji coba OTC-HOPE.

Kami sangat senang dia bisa menjalani terapi gen - ini luar biasa. Kami baru saja merayakan ulang tahun pertamanya

Uji coba ini menguji terapi gen yang diberikan melalui infus untuk mencapai sel-sel hati pasien.

Terapi ini dirancang untuk memulihkan gen OTC yang rusak dengan salinan yang berfungsi.

Para peneliti mengatakan terapi baru ini, yang disebut ECUR-506, menggunakan cara baru dalam menyisipkan gen – salinan gen OTC yang berfungsi dirancang untuk disisipkan dengan sangat tepat di lokasi tertentu di salah satu kromosom.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
Rekomendasi
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved